Puasa Asyura: Niat, Tata Cara, Tingkatan Lengkap 10 Muharram

Nurul H. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Puasa Asyura: Niat, Tata Cara, Tingkatan Lengkap 10 Muharram

Gambar atau konten salah?

Puasa Asyura adalah ibadah sunnah yang paling utama dilakukan pada bulan Muharram. Pada tanggal 10 Muharram, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa Asyura.

Menurut buku Panduan Puasa karya Fakhrizal Idris, puasa Asyura memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah menghapuskan dosa setahun. Untuk melaksanakan ibadah ini dengan benar, penting memahami bacaan niat serta tata cara pelaksanaannya.

Berikut ini adalah informasi lengkap tentang niat, tata cara, dan tingkatan puasa Asyura.

Niat Puasa Asyura pada Malam Hari

Puasa Asyura dapat dibaca niatnya pada malam hari, mulai setelah maghrib hingga sebelum fajar. Namun, karena puasa Asyura termasuk puasa sunnah, seseorang yang belum sempat berniat pada malam hari masih boleh berniat setelah terbit fajar hingga sebelum waktu zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, atau aktivitas lain.

Berikut niat puasa Asyura yang dibaca pada malam sebelum fajar, dikutip dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُرَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Naiwaitu shauma 'aasyura sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Arti: Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala.

Niat Puasa Asyura pada Pagi Hari

Berikut niat puasa Asyura yang dibaca pada pagi hari, dikutip dari laman Nahdlatul Ulama:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء أو عَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatit Tasû'â awil âsyûrâ lillâhi ta'âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Tasua atau Asyura hari ini karena Allah SWT.”

Tata Cara Puasa Sunnah yang Benar

Untuk memastikan pelaksanaan Puasa Sunnah Asyura sesuai tuntunan Rasulullah SAW, berikut beberapa langkah penting yang dilansir dari laman Baznas:

1. Melaksanakan pada tanggal 10 Muharram
Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Untuk lebih menyempurnakannya, disunnahkan juga berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a) atau bahkan menambahkan tanggal 11 Muharram. Hadits dari Ibnu Abbas RA menyebutkan: “Berpuasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi dengan berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya.” (HR. Ahmad)

2. Membaca Niat Puasa Asyura
Niat puasa dapat dilakukan pada malam hari sebelum berpuasa. Untuk puasa sunnah, niat juga diperbolehkan pada pagi hari sebelum waktu zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan dan minum sejak terbit fajar.

3. Melaksanakan Sahur
Puasa Asyura tidak memerlukan sahur secara khusus, namun sahur tetap dianjurkan sebagaimana sunnah dalam setiap puasa.

4. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, umat Islam wajib menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa. Selain itu, dianjurkan pula menjaga lisan, pandangan, dan perilaku dari perbuatan yang tidak bermanfaat atau dilarang agama.

5. Memperbanyak Ibadah dan Amal Kebaikan
Hari Asyura merupakan hari yang penuh keutamaan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, membaca Al‑Qur’an, berzikir, bersedekah, dan melakukan berbagai amal saleh lainnya selama menjalankan puasa.

6. Menyegerakan Berbuka Saat Maghrib
Ketika matahari terbenam, puasa dapat diakhiri dengan berbuka. Tidak ada tata cara khusus dalam berbuka puasa Asyura. Cukup membaca doa berbuka puasa dan mengonsumsi makanan secukupnya sesuai sunnah.

Tingkatan Puasa Asyura

Menurut buku Serba-serbi Puasa Asyura oleh Fawaeds Syafiiyah, ada tiga tingkatan dalam melaksanakan puasa Asyura:

• Tingkatan 1: puasa tanggal 9, 10, 11
• Tingkatan 2: puasa tanggal 1, 10 atau 10, 11
• Tingkatan 3: puasa tanggal 10 saja

Itulah bacaan niat puasa Asyura 10 Muharram lengkap dibaca malam dan pagi hari. Semoga bermanfaat.

Puasa Asyura, dengan niat yang tepat, tata cara yang jelas, dan tingkatan yang dapat dipilih sesuai kemampuan, menjadi salah satu ibadah sunnah yang dapat memperkuat hubungan spiritual serta menambah kebaikan bagi yang melaksanakannya.

Puasa AsyuraMuharramniattata carakeutamaansahurtingkatan

Komentar

Memuat komentar...