Puasa Syawal 2026: Jadwal, Niat, dan Cara Praktis 2026

Kartika D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Puasa Syawal 2026: Jadwal, Niat, dan Cara Praktis 2026

Gambar atau konten salah?

Setelah Idulfitri, banyak orang menantikan amalan puasa Syawal. Meskipun sering terlupakan, puasa ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena keutamaannya yang setara dengan berpuasa setahun penuh.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan, lalu diikuti dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka seolah ia telah berpuasa setahun penuh.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa Syawal dilaksanakan selama 6 hari berturut‑turut, paling awal dimulai pada 2 Syawal. Berikut jadwalnya:

  • Versi Pemerintah/NU 1 Syawal (Idulfitri): Sabtu, 21 Maret 2026 Puasa Syawal (mulai 2 Syawal): Minggu, 22 Maret 2026 Rentang utama 6 hari: 22‑27 Maret 2026
  • Versi Muhammadiyah 1 Syawal (Idulfitri): Jumat, 20 Maret 2026 Puasa Syawal (mulai 2 Syawal): Sabtu, 21 Maret 2026 Rentang utama 6 hari: 21‑26 Maret 2026

Niat Puasa Syawal

1. Niat dibaca pada malam hari dan puasa berurutan: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى “Nawaitu shauma ghadin 'an adai sittatin min syawwal lillahi ta'ala” Artinya, “Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta'ala.”

2. Niat dibaca pada malam hari, tapi puasa tidak berurutan: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى “Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ” Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta'ala.”

3. Niat dibaca di siang hari: نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى “Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatisy Syawwâli lillâhi ta'âlâ” Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah ta'ala.”

Tata Cara Puasa Syawal

1. Berniat sebelum berpuasa, baik di malam hari maupun saat sahur.

2. Sahur setelah niat. Rasulullah SAW bersabda: “Sahurlah kalian, maka sesungguhnya dalam sahur itu ada berkahnya.” (HR. Bukhari Muslim).

3. Berpuasa dimulai saat imsak. Pada saat itu, makan, minum, dan hal lain yang dapat membatalkan puasa dilarang.

4. Menyegerakan berbuka ketika waktu maghrib tiba. Rasulullah SAW bersabda: “Allah SWT telah berfirman, ‘Hamba-hamba-Ku yang lebih aku cintai ialah mereka yang paling segera berbukanya.” (HR Tirmidzi dari Abu Hurairah).

Puasa Syawal 2026, mulai 2 Syawal, menawarkan kesempatan sederhana untuk menambah pahala. Dengan niat yang jelas, sahur yang teratur, dan berbuka cepat, umat dapat melaksanakan amalan ini sesuai sunnah tanpa menambah beban.

IdulfitriPuasa SyawalNiat PuasaSahurBerbuka CepatRasulullah SAWSyawal 2026

Komentar

Memuat komentar...