Ratusan Mitra MBG Surabaya Demo di Grahadi Minta Program Dilanjutkan

Dani L. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Ratusan Mitra MBG Surabaya Demo di Grahadi Minta Program Dilanjutkan

Gambar atau konten salah?

Ratusan mitra pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu pagi. Mereka datang sejak pukul 08.00 WIB, membawa tuntutan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar program MBG mendapat kepastian keberlanjutan.

Aksi berlangsung damai. Massa membawa aneka bahan pokok, seperti sayur-mayur, yang kemudian dibagikan kepada pengendara yang melintas. Poster-poster yang diangkat di antaranya bertuliskan 'I Love MBG', 'Stop Drugs, Yes MBG', 'Jangan Korbankan Relawan MBG', dan 'MBG Harus Dilanjutkan'. Tidak ada kericuhan selama demonstrasi berjalan.

Ketua DPD Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-Gemas) Kota Surabaya, Bagiyon, menyampaikan harapan para demonstran. Menurutnya, massa yang terdiri dari relawan dapur, penjual sayur, hingga peternak telur ingin program MBG terus berjalan karena dinilai sangat bermanfaat bagi warga.

"Para massa aksi demonstrasi yang juga berasal dari relawan dapur, penjual sayur, peternak telur ingin agar MBG diteruskan karena manfaatnya sangat besar untuk warga," kata Bagiyon di lokasi, Rabu (8 Juli 2026).

Bagiyon menjelaskan, massa menuntut BGN agar lebih transparan dalam mengelola program MBG. Selain itu, mereka mendesak adanya kepastian hukum supaya program ini tidak terhenti di tengah jalan. "Kami minta pemerintah tidak mengorbankan para relawan atau pekerja dapur MBG. Program ini sangat bagus, hanya perlu perbaikan tata kelola agar semakin sempurna," terangnya.

Salah satu tuntutan utama adalah pencabutan Surat Edaran No.12/2026. Surat edaran itu berisi penghentian MBG mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026, bertepatan dengan masa libur sekolah. Massa menilai keputusan itu dibuat tanpa melibatkan aspirasi mitra dan melanggar kesepakatan dalam perjanjian kerja sama (PKS).

"Kami minta surat edaran itu dicabut karena dibuat tanpa melibatkan aspirasi mitra dan melanggar kesepakatan dalam perjanjian kerja sama (PKS)," tandas Bagiyon.

Sekitar pukul 11.45 WIB, massa mulai membubarkan diri. Aparat kepolisian kemudian membongkar kawat berduri yang dipasang di depan Grahadi. Aksi berjalan tertib sejak awal hingga akhir.

Program MBG sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang menyediakan makanan bergizi gratis, terutama untuk anak sekolah. Namun, penghentian sementara selama libur sekolah memicu kekhawatiran di kalangan mitra pengelola, yang menggantungkan penghidupan pada kelangsungan program ini. Mereka menilai, tanpa kepastian hukum, ribuan relawan dan pekerja dapur bisa kehilangan sumber pendapatan.

Makan Bergizi GratisSurabayaunjuk rasaBadan Gizi NasionalSurat Edaranmitratuntutankepastian hukum

Komentar

Memuat komentar...