Rayhan Hannan Masuk Timnas Indonesia, Bersama Diaspora
Gambar atau konten salah?
Rayhan Hannan menikmati pengalaman barunya di Timnas Indonesia. Gelandang Persija Jakarta itu mengaku terkesan dengan sambutan para pemain diaspora yang dinilainya sangat terbuka kepada pemain-pemain lokal.
Rayhan menjadi salah satu nama yang masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026. Pemain berusia 22 tahun itu dipanggil pelatih John Herdman untuk menghadapi Oman dan Mozambik.
Bagi Rayhan, kesempatan kali ini terasa spesial karena untuk pertama kalinya ia berada dalam skuad yang dihuni banyak pemain diaspora yang selama ini menjadi tulang punggung Timnas Indonesia.
Rayhan mengaku senang bisa berlatih dan berbagi pengalaman dengan para pemain yang berkarier di luar negeri. Menurutnya, keberadaan pemain diaspora menjadi kesempatan bagus untuk menambah wawasan dan meningkatkan kualitas permainan.
“Rasanya senang. Apalagi ini pertama kali saya bermain bersama banyak pemain diaspora. Saya jadi bisa belajar lebih banyak dari mereka,” kata Rayhan kepada wartawan.
Pemain kelahiran Jakarta itu juga bersyukur kembali mendapat kepercayaan dari Herdman. “Saya sangat bersyukur bisa kembali mendapat panggilan dari coach (John Herdman). Beliau pelatih yang sangat bersemangat (passionate) dan selalu menginginkan kesempurnaan dalam tim,” ujarnya menambahkan.
Rayhan mengungkapkan salah satu hal yang membuatnya nyaman di Timnas Indonesia adalah sikap para pemain senior maupun diaspora. Ia menilai para pemain yang lebih berpengalaman tidak menjaga jarak dan justru aktif membantu proses adaptasinya.
“Saya senang sekali. Mereka sangat welcome kepada saya, banyak memberikan ilmu, dan tidak jual mahal. Mereka juga membantu saya untuk terus berkembang, jadi saya sangat senang berada di sini,” tutur Rayhan.
Pernyataan itu menunjukkan suasana positif yang saat ini terbangun di dalam skuad Garuda.
Rayhan tidak baru pertama kali mendapat panggilan Timnas Indonesia senior. Ia juga sempat menjadi bagian skuad Garuda pada Piala AFF 2024. Namun, situasi kali ini berbeda karena Rayhan bergabung dengan banyak pemain inti Timnas Indonesia yang bermain di Eropa maupun kompetisi luar negeri lainnya.
Karena itu, pengalaman yang didapatnya pun terasa lebih berharga. Meski mendapat kesempatan berada di tengah para pemain terbaik Timnas Indonesia, Rayhan tidak ingin terbebani. Ia hanya ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membantu tim semaksimal mungkin.
“Sama seperti di Persija, saya hanya ingin bermain sebaik mungkin. Saya ingin menunjukkan apa yang saya miliki, bukan membuktikan kepada orang lain bahwa saya seperti ini atau seperti itu,” ucap putra mantan pesepakbola Harry Salisbury tersebut.
Dengan performa yang terus menanjak bersama Persija, Rayhan kini berpeluang mendapat menit bermain pada FIFA Matchday Juni 2026 sekaligus memperkuat posisinya di skuad Timnas Indonesia.
Rayhan menunjukkan bahwa pengalaman bermain bersama pemain diaspora dapat memperkaya wawasan dan menumbuhkan rasa percaya diri. Kesempatan ini juga menegaskan pentingnya integrasi pemain lokal dan diaspora dalam memajukan tim nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
