Real Madrid Kalah 1-2, Kontroversi Wasit Jadi Sorotan
Gambar atau konten salah?
Rabu, 08 April 2026 dini hari WIB, Real Madrid menelan kekalahan 1-2 di Santiago Bernabéu dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions melawan Bayern Munich. Pertandingan ini tidak hanya dipenuhi ketegangan, tetapi juga dua kontroversi yang membuat para penggemar tak henti-hentinya membicarakan keputusan wasit.
Kontroversi pertama muncul ketika Luis Díaz mencetak gol pembuka Bayern. Gol itu berawal dari umpan Vinícius Júnior di lini tengah, namun bola mengenai tangan Michael Olise. Para pemain Real Madrid, termasuk Dean Huijsen, segera mengangkat tangan menuntut penolakan. Michael Oliver, wasit utama, tetap mengesahkan gol tersebut. Eks wasit Spanyol Iturralde González menilai keputusan itu sudah tepat: “Bola memang mengenai tangan, tetapi tidak disengaja dan posisinya dekat dengan badan,” ujarnya.
Kontroversi kedua terjadi di menit ke-90+4. Michael Olise terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan bek Alvaro Carreras. Pertanyaan muncul apakah kejadian itu layak berujung penalti. Michael Oliver tidak meniup peluit, dan VAR tidak melakukan intervensi. Eks wasit Jerman Lutz Wagner mengomentari insiden tersebut: “Ia menyebut, dalam situasi terpisah, kontak tersebut sejatinya bisa saja dianggap pelanggaran. Namun, keputusan wasit tetap konsisten dengan gaya kepemimpinannya sepanjang laga.” Ia juga menambahkan: “Ia membiarkan beberapa kontak serupa, sehingga keputusan ini masih sejalan dengan pendekatannya,”
Dengan kemenangan 2-1, Bayern memegang keunggulan menjelang leg kedua di Munich pada pekan depan. Real Madrid masih punya peluang untuk membalikkan keadaan, namun bayang-bayang keputusan kontroversial ini mungkin akan terus mengintai pertandingan selanjutnya.
Keputusan wasit dalam laga ini menyoroti betapa pentingnya interpretasi aturan dan konsistensi pelaksanaan di level tertinggi. Kontroversi yang muncul di kedua fase pertandingan menunjukkan bahwa setiap sentuhan atau kontak kecil dapat memengaruhi hasil akhir, menambah ketegangan bagi kedua tim dan penggemar yang menantikan kelanjutan perempatfinal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
