Real Madrid Pertimbangkan Mourinho sebagai Pelatih Baru
Gambar atau konten salah?
Real Madrid memecat pelatih Xabi Alonso pada 01 Januari 2026, meski baru dipekerjakan musim panas 2025. Alvaro Arbeloa dijadikan pelatih sementara.
Arbeloa menghadapi tantangan besar. Tim gugur di babak perempatfinal Liga Champions melawan Bayern Munich, tersingkir di Copa Del Rey, dan masih tertinggal 9 poin dari Barcelona di puncak Klasemen LaLiga.
Real Madrid sedang mencari pelatih baru. Mereka ingin seseorang yang sudah pernah menjadi juara dan bisa memperbaiki skuad.
Nama Jose Mourinho muncul di berita. Agen Jorge Mendes mengajukan Mourinho sebagai calon pelatih Real Madrid.
Mourinho pernah melatih Real Madrid 2010-2013, membawa LaLiga, Copa Del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Setelah itu, Mourinho masih terikat kontrak dengan Benfica sampai musim panas 2027. Ada rumor Timnas Portugal ingin mempekerjakannya setelah Piala Dunia 2026.
Mourinho dikabarkan tertarik kembali melatih Bernabeu. Apakah Real Madrid akan membuka pintu?
Real Madrid kini berada di fase transisi, mencari pemimpin baru setelah kegagalan kompetisi. Mourinho, dengan rekam jejak sukses, menjadi kandidat potensial meski masih terikat kontrak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
