Rekrutmen CPNS 2026 Ditunggu, Pemerintah Hitung Kebutuhan Pegawai
Gambar atau konten salah?
Jakarta - Pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi momen yang dinanti oleh banyak pencari kerja, terutama setelah pemerintah tidak membuka lowongan CPNS pada tahun 2025. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan perhitungan kebutuhan CPNS di berbagai kementerian dan lembaga (K/L). Kebutuhan ini disesuaikan dengan pengajuan dari masing-masing K/L.
“Kita hitung dulu, nanti kementerian/lembaga tentunya harus sudah mempersiapkan diri untuk kebutuhan pekerjaannya,” ungkap Rini di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat pada tanggal 19 Januari 2026.
Pihaknya berkomitmen untuk memastikan bahwa seleksi CPNS dapat memberikan kesempatan kepada banyak lulusan baru. “Saya sangat memperhatikan teman-teman fresh graduate,” tambahnya.
Sebelumnya, Rini juga telah membahas mengenai pembukaan seleksi CPNS 2026. Kementerian PAN-RB masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Meskipun demikian, Rini menegaskan bahwa saat ini mereka masih menghitung kebutuhan pegawai pemerintah sesuai permintaan masing-masing K/L.
“Kita lihat dulu, belum ada arahan dari bapak presiden. Kita harus hitung lagi, karena ini kan per 5 tahunan, ini sudah kemarin kan yang 2024,” jelas Rini di Gedung Peruri, Jakarta Selatan pada tanggal 10 September 2025.
Rini juga mengatakan bahwa ia telah meminta semua K/L untuk segera memetakan kebutuhan pegawai. Setelah itu, pihaknya akan mengevaluasi posisi yang perlu ditambah atau dikurangi.
“Saya sudah meminta mereka (kementerian) untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai dengan strategi lima tahun ke depan. Kita perlu melihat apakah akan ada pertumbuhan positif atau justru pengurangan terhadap jabatan-jabatan,” kata Rini di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat pada tanggal 11 Desember 2025.
Selain itu, fokusnya juga pada regenerasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyelesaian seleksi sebelumnya, terutama untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu. Masih banyak ASN yang belum menerima Surat Keputusan (SK) dari instansi, padahal target penetapan SK harusnya selesai pada bulan Oktober.
“Targetnya kan bulan Oktober, dan banyak pemerintah yang belum menetapkan SK-nya, khusus untuk yang paruh waktu maupun PPPK,” jelasnya.
Pembukaan rekrutmen CPNS diharapkan dapat memberikan peluang bagi banyak pencari kerja, terutama lulusan baru. Sementara itu, pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan pegawai di berbagai sektor untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya manusia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BRI Buka Lowongan Kerja BBAP 2026
KAI Services Buka Lowongan Lulusan SMA, Daftar Besok Ditutup
SKK Migas Buka 35 Lowongan Kerja Hingga 14 Juli 2026
Pertamina Buka Magang, Daftar Hanya 5 Hari
Rekrutmen Lulusan SMA Bea Cukai Mulai Mei 2026 Bersama CPNS
200 Pemuda Desa Kunjungi Jepang, Dapat Pengalaman Praktis