Rendy Sanjaya, Bek Unggul Persik Kediri, Ciptakan Gol Kunci
Gambar atau konten salah?
Rendy Sanjaya, 22 tahun asal Bali, kini menunjukkan performa yang semakin menanjak di Persik Kediri. Sejak bergabung, ia bertekad menjaga konsistensi agar tetap menjadi pemain utama.
Rendy telah tampil tujuh kali bersama Macan Putih, dan di setiap laga ia selalu menjadi pilihan pertama ke-11 pelatih Marcos Reina. Keberadaannya cukup menggeser nama-nama kawakan seperti Henhen Herdiana, Rezaldi Hehanussa, dan Novri Setiawan. Ia menempati posisi bek kiri maupun bek kanan dengan baik.
Di laga Persik bertandang ke markas Madura United, Rendy mencetak satu gol. Ia melepaskan tembakan keras dari jarak cukup jauh, mengoyak jala gawang Sapeh Kerrab. Gol tersebut menambah nilai kontribusinya di lapangan.
Menit bermainnya kini jauh meningkat, sehingga ia tidak lagi duduk di bangku cadangan. Rendy merasakan makna mendalam atas kepercayaan yang tersemat padanya, dan ia bertekad terus gigih berupaya mengembangkan permainannya.
"Tentunya saya bangga bisa mendapatkan menit bermain penuh di pertandingan ini. Semoga ke depannya saya bisa terus bekerja keras dan berkembang," kata Rendy dikutip dari website iLeague.
"Saya rasa kami sebagai sebuah tim sangat kompak. Kami berlatih bersama setiap hari dan mampu menjalankan instruksi pelatih saat pertandingan," jelasnya.
Dengan segala atribut yang dimilikinya saat ini, Rendy menjadi aset penting bagi Persik Kediri. Bukan tidak mungkin, pada musim depan perannya akan semakin vital di tubuh Macan Putih.
Performa Rendy menunjukkan bahwa pemain muda dapat menorehkan prestasi signifikan ketika didukung oleh kebersamaan tim dan kepercayaan pelatih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
