Rivera Tembus 11km, 7 Gol, 6 Assist, Tekad Juara Persebaya
Gambar atau konten salah?
Francisco Rivera dikenal sebagai pemain yang menampilkan determinasi tinggi di lapangan. Ia tidak hanya menciptakan peluang, tetapi juga aktif mendukung lini pertahanan. Dalam satu pertandingan, Rivera menempuh jarak 11 kilometer, meningkat dari 8 kilometer pada musim sebelumnya. Ia menegaskan bahwa jarak tersebut mencerminkan tekadnya untuk membawa kemenangan.
“Saya selalu mencoba memberi 100 persen. Itu lari adalah motivasi. Yang paling penting adalah saat kamu punya bola, pengambilan keputusan, assist, dan gol. Artinya, kalau kamu lari banyak maka kamu mendemonstrasikan untuk tim kalau kamu mau menang,” ujar Rivera. Kalimat ini diambil dari wawancara di YouTube resmi Liga1Match.
Di posisi idealnya, Rivera berada di nomor 10 di belakang striker utama. Posisi ini memberinya kebebasan untuk menjelajahi ruang dan menciptakan peluang. Namun, ia bersedia ditempatkan di ruang mana pun sesuai instruksi pelatih. “Biasanya posisi aku nomor 10, tapi dengan pelatih kita latihan variasi posisi. Yang paling penting kita menang dan berjuang untuk tim agar Persebaya meraih 3 poin,” jelasnya.
Selain jarak tempuh, Rivera menekankan pentingnya penempatan posisi dan kesadaran memeriksa sekeliling. Ketiga atribut tersebut membantu ia menemukan celah ruang antar lini. “Selalu aku coba fokus di body scan dan body position. Saya suka lihat banyak video lalu kita lakukan dalam latihan dan pertandingan,” tambahnya.
Hasilnya terlihat jelas. Rivera telah mencatat tujuh gol dan enam assist bagi Persebaya musim ini, menonjol di antara rekan-rekan Bajol Ijo. Ia merasa bangga dengan pencapaian tersebut, namun tetap menekankan bahwa kemenangan tim lebih utama daripada statistik pribadi.
“Saya enjoy cetak assist dan gol. Tapi yang paling penting kita menang,” ungkapnya. Rivera menegaskan bahwa setiap usaha di lapangan diarahkan pada satu tujuan: kemenangan.
Dengan tekad yang kuat, Rivera bermimpi membawa Persebaya meraih trofi. Ia menyadari tantangan besar, namun tetap berkomitmen. “Mimpiku juara di Persebaya, tapi itu proses panjang. Kita tahu itu susah, tapi mimpiku juara di Persebaya. Kita berjuang dan bekerja keras,” pungkasnya.
Kesimpulannya, Rivera menonjol sebagai pemain yang menggabungkan kerja keras, fleksibilitas posisi, dan fokus pada kemenangan tim. Keberhasilannya di lapangan mencerminkan dedikasi tinggi, sementara cita-citanya tetap pada puncak prestasi bersama klub.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
