Roma Menang 3-2 atas Parma, Dapat Poin Penting Liga

Lina F. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Roma Menang 3-2 atas Parma, Dapat Poin Penting Liga

Gambar atau konten salah?

Di Stadio Ennio Tardini, Roma melawan Parma pada Minggu, 10 Mei 2026, malam WIB. Pertandingan ini menjadi kunci bagi Roma yang masih berusaha masuk ke Liga Champions.

Roma memulai laga dengan keunggulan 1-0. Gol pertama datang pada menit kesembilan, namun wasit menolak karena Donyell Malen berada di posisi offside. Meskipun begitu, Roma tetap memegang ketat posisi mereka.

Di babak kedua, Malen menambah gol pada menit ke-22 setelah menerima operan dari Paulo Dybala. Parma kemudian menutup jarak pada menit ke-47 lewat tembakan Gabriel Strefezza, namun tidak cukup menembus gawang. Pada menit ke-87, Mandela Keita menembak ke arah gawang Roma, dan bola melewati Mile Svilar, memberi Parma keunggulan 2-1.

Roma tidak tinggal diam. Pada menit ke-94, Daniel Ghilardi mengatur serangan di kotak penalti Parma, menyerahkan bola kepada Devyne Rensch yang menembak menembus gawang. Ketegangan meningkat ketika terjadi insiden di kotak penalti. Wasit memeriksa VAR dan memutuskan bahwa Sascha Britschgi melanggar Rensch, sehingga Roma mendapat penalti. Britschgi juga menerima kartu kuning kedua. Malen menempuh tugasnya dan menembak penalti yang berhasil, membawa Roma menang 3-2 pada menit ke-101.

Dengan kemenangan ini, Roma tetap berada di peringkat kelima klasemen Liga Italia, menempati 67 poin dari 36 pertandingan. Parma berada di urutan ke-13 dengan 42 poin. Keberhasilan Roma menjaga tiga poin penting bagi harapan mereka masuk ke Liga Champions.

Susunan Pemain

  • Parma: Suzuki; Delprato (Britschgi 74'), Circati, Troilo, Valenti, Valeri (Carboni 74'); Ordonez, Nicolussi Caviglia, Keita; Strefezza (Pellegrino 53'), Elphege
  • Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso (Ghilardi 53'); Celik (Rensch 75'), Cristante (El Aynaoui 58'), Kone (Venturino 75'), Wesley; Dybala, Soule (Pisilli 58'); Malen (nds/ran)

Kemenangan ini menegaskan posisi Roma di liga, memberi mereka peluang tetap di kompetisi tingkat tinggi. Roma tetap berjuang keras untuk meraih tiket ke Liga Champions.

RomaParmaLiga ChampionsDonyell MalenPaolo DybalaPenaltyVAR

Komentar

Memuat komentar...