Romeny Gagal Gol, Indonesia Kalah 0-1 vs Bulgaria di GSBK
Gambar atau konten salah?
Ole Romeny gagal mencetak gol saat Indonesia menghadapi Bulgaria, dan ini menjadi pertama kalinya ia tidak melakukan selebrasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Di laga final FIFA Series pada Senin, 30 Maret 2026, Indonesia kalah 0-1. Gol Marin Petkov dari titik putih menjadi penentu kemenangan The Lions.
Romeny bermain penuh. Ia kesulitan menembak karena pertahanan Bulgaria yang rapat. Tidak ada tembakan on target. Satu tendangan lobnya pada babak kedua menerpa mistar gawang.
Ia sudah mencatat delapan caps untuk Indonesia. Empat gol, tiga di antaranya di SUGBK. Gawang Bahrain, China, dan Saint Kitts & Nevis pernah menjadi sasaran keganasan Romeny. Satu gol lainnya ke gawang Australia.
Romeny tercatat empat kali gagal mencetak gol. Selain Bulgaria, ia tidak berhasil menembus gawang Irak, Jepang, dan Arab Saudi.
Indonesia akan kembali menjalani FIFA Matchday pada Juni mendatang. Lawan belum ditentukan. Pertanyaan tetap: apakah Romeny akan segera kembali mencetak gol?
Romeny tetap menjadi penyerang kunci bagi Timnas, namun ia masih harus menyesuaikan diri di pertandingan penting. Indonesia menantikan hasil pertandingan berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
