Ronaldo Akhiri Piala Dunia Tanpa Gelar Juara
Gambar atau konten salah?
Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanannya di Piala Dunia. Meski belum pernah sekalipun merasakan gelar juara, pemain asal Portugal itu mengaku sudah menerima kenyataan. Baginya, itulah sepak bola.
Portugal bertemu Spanyol di Dallas Stadium pada Selasa, 07 Juli 2026, dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tim Matador menang tipis 0-1 berkat gol Mikel Merino di masa injury time. Begitu peluit panjang berbunyi, semua mata tertuju pada Cristiano Ronaldo. Sang kapten Portugal itu menitikkan air mata.
Rekan-rekan setimnya berusaha menguatkan Ronaldo. Pemain Spanyol pun melakukan hal yang sama. Seluruh stadion memberikan tepuk tangan untuknya. Ronaldo menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia berbeda. Ia mencetak 11 gol dari 27 penampilan di turnamen sepak bola paling bergengsi itu.
Ronaldo gagal mempersembahkan gelar juara untuk Portugal. Namun, sebelum pertandingan melawan Spanyol, ia sempat mengatakan bahwa hasil akhir tidak akan menentukan nilai dirinya.
"Apa pun yang terjadi besok, Cristiano akan pergi dengan hati yang bersih, bukan 100 persen, tetapi 1.000 persen. Karena saya telah memberikan segalanya dalam sepak bola," ujarnya. "Saya bermain sepak bola karena mencintainya. Saya sudah membuat tiga gol di Piala Dunia kali ini, tidak buruk kan?" lanjutnya.
"Saya tidak kekurangan apa pun, Tuhan telah bermurah hati kepada saya. Saya tidak akan menjadi Cristiano yang lebih baik atau kurang baik jika saya memenangkan Piala Dunia atau tidak," tegasnya.
Setelah pertandingan melawan Spanyol, Cristiano Ronaldo memang masih terlihat murung. Namun, ia bisa menegakkan kepala. "Saya sedih karena tersingkir, tapi seperti apa yang saya sampaikan kemarin," ujarnya. "Inilah sepak bola, inilah hidup para pesepak bola. Kadang Anda menang, kadang Anda kalah," tutupnya.
Ronaldo telah menorehkan berbagai rekor sepanjang kariernya, termasuk menjadi satu-satunya pemain yang tampil di enam edisi Piala Dunia. Meski tanpa gelar juara, kontribusinya untuk sepak bola dunia sudah tak terbantahkan. Ia meninggalkan turnamen dengan kepala tegak, sadar bahwa kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari permainan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
