Roy Keane: Kane Harus Fokus Menembak, Jangan Turun
Gambar atau konten salah?
Manchester – Legenda sepak bola Manchester United, Roy Keane, mengungkapkan pandangannya tentang peran Harry Kane di Piala Dunia 2026. Menurut Keane, Kane tidak perlu turun ke belakang menjemput bola. Fokusnya saja pada mencetak gol.
Keane menegaskan, “Dia tidak perlu kembali melewati garis tengah lapangan mencoba mengalirkan bola, sudah ada cukup banyak pemain yang bisa melakukan itu dan cukup berkualitas, jika Anda melakukan hal itu, Anda adalah yang terbaik di dunia saat ini.”
Hal ini berlandaskan pada pertandingan uji coba di Raymond James Stadium pada Sabtu, 7 Juni 2026, di mana Timnas Inggris menorehkan kemenangan 1-0 atas Selandia Baru. Gol tunggal kemenangan itu datang dari Harry Kane.
Kane masih menjadi tumpuan gol utama Inggris di Piala Dunia 2026. Di klubnya, Bayern Munich, ia mencetak 61 gol musim ini. Keane menyadari bahwa Inggris sangat bergantung pada kemampuan menembak Kane.
Namun, Keane khawatir gaya bermain Kane yang sering turun ke belakang menjemput bola tidak akan optimal di turnamen dunia. Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, di mana cuaca panas menjadi faktor. Menurut Keane, “Jika Inggris ingin memenangkan trofi besar, dia akan menjadi pilar utamanya.”
Keane menilai bahwa menurunkan diri menjemput bola dapat menguras stamina Kane, terutama di kondisi panas. Ia menyarankan agar Kane lebih menahan diri dan memanfaatkan peluang di depan lawan.
Dengan strategi tersebut, Inggris berharap dapat memaksimalkan keahlian menembak Kane tanpa menambah beban fisik yang tidak perlu. Keane menekankan pentingnya peran Kane sebagai penyerang utama, sekaligus mengingatkan bahwa taktik harus disesuaikan dengan kondisi dan jadwal Piala Dunia 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
