Rumor Sananta & Ferdinan ke Persebaya, Trainer Gegar Tawa
Gambar atau konten salah?
Rumor tentang kedatangan Ramadhan Sananta dan Marcelino Ferdinan ke Persebaya Surabaya mulai beredar ketika musim BRI Super League 2025/2026 hampir berakhir. Bernardo Tavares, pelatih Persebaya, menanggapi kabar tersebut dengan santai.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan transfer kedua pemain itu, Tavares menggeleng sambil tertawa. "Cristiano Ronaldo, Messi, mungkin saja. Yang lainnya saya tidak tahu. Banyak rumor," katanya sambil tersenyum. Jawaban itu langsung memancing tawa di sesi latihan menjelang laga melawan Persik Kediri.
Meski rumor beredar, Tavares menegaskan bahwa fokus utamanya masih pada akhir musim. Ia ingin Persebaya menutup kompetisi dengan hasil terbaik di derby Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo pada 23 Mei 2026. Pelatih Portugal tersebut meminta para pemain tetap menjaga profesionalisme sampai kompetisi benar-benar berakhir. Menurutnya, pertandingan terakhir akan menjadi kesan terakhir yang diingat sebelum memasuki musim baru.
Ia menambahkan, "Saya bilang kepada pemain bahwa ini adalah pekan terakhir musim ini. Sangat penting untuk melakukan pekerjaan kami dengan baik," Tavares. Ia berharap Bajol Ijo dapat menutup kompetisi dengan kemenangan di depan ribuan suporter Bonek dan Bonita.
“Kalau kami ingin bahagia, kami harus bekerja dengan baik di latihan dan menunjukkan performa bagus saat melawan Persik Kediri,” lanjutnya. Tavares juga mengingatkan para pemain untuk tetap fokus menghadapi kekuatan Persik Kediri yang dikenal memiliki pressing cukup agresif. Ia menyebut tim pelatih sudah menyiapkan analisis video agar pemain memahami cara mengantisipasi permainan lawan.
“Target kami adalah menutup musim dengan kemenangan di depan suporter,” pungkas Tavares. Ia menekankan bahwa Persebaya harus mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat jika ingin mengakhiri musim dengan tiga poin.
Dengan sikap tenang dan fokus pada pertandingan terakhir, Tavares menunjukkan bahwa kepemimpinan pelatih lebih menitikberatkan pada profesionalisme dan persiapan taktis daripada rumor transfer. Keputusan cepat dan kerja keras di lapangan menjadi kunci utama bagi Persebaya untuk menutup musim dengan prestasi terbaik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
