Salah Akan Tinggalkan Liverpool, Cari Tempat Baru di Eropa
Gambar atau konten salah?
Mohamed Salah akan meninggalkan Liverpool di akhir musim, sebelum jeda internasional. Meskipun kontraknya masih berlaku hingga 2027, pemain asal Mesir memutuskan untuk mengakhiri perjalanan barunya di klub Merseyside setelah sembilan tahun bermain di sana.
Direktur Timnas Mesir, Ibrahim Hassan, mengungkapkan bahwa ia menerima dua tawaran untuk Salah. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan opsi di Eropa. “Secara pribadi, saya akan menyarankannya tetap di Eropa. Saya mendengar dia mendapat tawaran dari Paris saint‑Germain, Bayern Munich, dan klub dari Italia,” ujarnya kepada On Sport. “Pindah ke MLS? Dia akan jauh dari sorotan. Anda takkan diingat lagi, seperti saya tidak mengingat Lionel Messi sekarang,” tambahnya.
Berbagai spekulasi menyebutkan MLS dan Arab Saudi sebagai destinasi berikutnya. Di MLS, Salah bisa menyusul Messi, yang bermain di Amerika Serikat sejak 2023. Sementara di Arab Saudi, klub seperti Al Hilal kabarnya bersedia menawarkan gaji fantastis bagi penyerang berusia 33 tahun.
Sejak bergabung pada 2017, Salah mencetak 255 gol dan 122 assist dari 435 penampilan. Ia memenangkan dua gelar Premier League dan satu Champions League, menambah total delapan trofi. Statistik ini menegaskan kontribusinya yang signifikan bagi klub.
Musim ini, Liverpool masih memiliki peluang untuk menambah trofi Champions League. Tim Arne Slot berhasil melaju ke perempatfinal, memberi kesempatan bagi Salah untuk membantu klub meraih gelar lagi sebelum pensiun.
Dengan keputusan ini, Salah menandai akhir era penting di Liverpool, sementara masa depan di Eropa atau wilayah lain masih terbuka lebar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
