Salah Tinggalkan Liverpool Lebih Cepat dari Kontrak 2027
Gambar atau konten salah?
Mohamed Salah akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini, lebih cepat dari tanggal berakhirnya kontraknya pada 2027. Usianya 33 tahun, namun ia masih dianggap memiliki ketajaman yang membuat lawan takut.
Setelah sembilan tahun berseragam merah-merah, Salah mencari tantangan baru. Banyak klub di Eropa, Arab Saudi, dan Amerika Serikat yang menaruh minat. Para penggemar menunggu keputusan, karena pergerakan pemain bintang besar selalu menarik perhatian.
Menurut Koordinator Media Timnas Mesir Mohammad Murad, keputusan akhir akan diumumkan dalam beberapa hari. Ia menyatakan bahwa Salah menerima tawaran dari klub-klub besar di dunia.
"Memang ada banyak berita soal adanya tawaran dari Italia dan Prancis, serta tim-tim besar di dunia - tentu saja, dia adalah bintang besar dan bisa jadi rekrutan penting untuk tim manapun," ujar Murad.
"Kami akan selalu mendukung apapun pilihan Salah - dia juga mendapat tawaran dari Arab Saudi.. Saya rasa dia akan mengumumkan itu dalam beberapa hari ke depan."
Dengan reputasi yang kuat, langkah Salah akan menjadi sorotan utama. Fans di seluruh dunia menantikan pengumuman resmi, sementara klub-klub bersiap menawar. Keputusan ini akan memengaruhi dinamika liga dan strategi tim yang bersedia menampung keahlian Salah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
