Salah Tolak Wawancara Pasca Kalah 0-2 vs PSG, Deeney Kritik

Hendra M. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Salah Tolak Wawancara Pasca Kalah 0-2 vs PSG, Deeney Kritik

Gambar atau konten salah?

09 April 2026Liverpool menelan kekalahan 0-2 di leg pertama perempatfinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Parc des Princes. Mohamed Salah tidak dimainkan dalam pertandingan tersebut.

Manajer Arne Slot sempat memintanya untuk melakukan pemanasan, namun Salah tetap enggan memainkannya. Aksinya menambah sorotan di media.

Setelah pertandingan, Salah muncul di ruang tunggu TNT Sports. Ia melewati host Laura Woods dan dua legenda Liverpool, Steven Gerrard dan Steve McManaman, sambil tersenyum. Namun, ia menolak untuk diwawancara sebelum berjalan menuju lorong ganti.

Penolakan tersebut mendapat kritik tajam dari mantan pemain Watford, Troy Deeney. Ia menuding Salah, yang berusia 33 tahun, sebagai “egois” dan suka menciptakan drama ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkan.

“Winger Liverpool ini adalah salah satu drama queen terbesar yang pernah saya lihat. Ini bukan masalah pribadi - tetapi lihat pujian yang dia dapatkan dibandingkan dengan perilakunya musim ini dan itu sangat buruk,” tulis Deeney di The Sun. “Salah hanya mementingkan dirinya sendiri. Bandingkan dia dengan Virgil van Dijk, satu-satunya pemain Liverpool yang berani berbicara saat menang, kalah, atau seri,” tambahnya.

Deeney mengingatkan bahwa ini bukan kali pertama Salah bertingkah. Ia pernah berselisih dengan Jürgen Klopp di pinggir lapangan ketika dicadangkan tahun 2024, lalu menghapus semua tentang Liverpool di media sosial setelah tidak dimainkan melawan Eintracht Frankfurt pada Oktober 2025. “Dan itu belum termasuk wawancaranya di Elland Road di mana dia mengkritik Slot, mengatakan dia tidak memiliki hubungan dengan manajer, menyarankan seseorang memaksanya keluar, dan menyebut pertandingan berikutnya bisa menjadi laga terakhirnya untuk klub,” lanjut Deeney. “Salah kemudian pergi ke Piala Afrika dan kembali seolah-olah tidak terjadi apa-apa.”

“Salah mendapatkan seluruh pujian ketika semuanya berjalan baik, bahkan ada yang mengatakan dia pemain yang lebih baik daripada Thierry Henry – sungguh omong kosong,” sindirnya.

Reaksi publik terhadap penolakan wawancara ini mencerminkan ketegangan antara pemain dan media. Salah, yang sering menjadi sorotan, kini menghadapi kritik lebih lanjut atas sikapnya di depan kamera. Situasi ini menambah kompleksitas hubungan antara pemain, manajer, dan publik dalam dunia sepakbola profesional.

Mohamed SalahLiverpoolParis Saint-GermainTroy Deeneypenolakan wawancaraLiga ChampionsArne Slot

Komentar

Memuat komentar...