Saliba Cedera Punggung, Ancaman Timnas Prancis 2026 Bisa Absen
Gambar atau konten salah?
Kabar buruk datang ke Timnas Prancis menjelang Piala Dunia 2026. Pemain bertahan William Saliba terancam absen karena cedera punggung.
Saliba tampil penuh saat Arsenal kalah melawan Paris Saint-Germain di final Liga Champions. Ia juga ikut parade trofi juara Liga Inggris pada hari Minggu kemarin, setelah kembali dari Hungaria.
Namun, beberapa pekan terakhir ia bermain dengan masalah punggung. Pada Senin, 1 Juni 2026, ia menjalani pemeriksaan oleh tim medis klub.
Menurut ESPN, hasilnya tidak menggembirakan. Saliba dikhawatirkan harus istirahat cukup lama agar cedera tidak kambuh lagi.
Hal ini dapat mengancam peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 bersama Les Bleus. Ia digadang-gadang menjadi andalan di lini belakang.
Jika absen, Prancis punya pengganti: Ibrahima Konate, Jules Koundé, Maxence Lacroix, dan Dayot Upamecano. Eduardo Camavinga juga bisa dipanggil karena mampu bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.
Cedera Saliba bukan hal baru, mengingat ia telah bermain 50 kali dari total 63 laga Arsenal musim ini.
(mrp/ran)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
