Sampel Ledakan Purwakarta Dikirim ke Labfor
Gambar atau konten salah?
Ledakan keras yang mengguncang Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta, masih menyisakan banyak pertanyaan. Peristiwa itu menewaskan satu orang, merusak empat rumah, dan membuat satu masjid ikut terdampak. Hingga kini, polisi belum bisa memastikan apa penyebab ledakan tersebut.
Tim dari Satreskrim Polres Purwakarta bersama Tim Gegana Polda Jawa Barat masih bekerja di lapangan. Mereka mengumpulkan fakta dan bukti dari lokasi kejadian. Selama dua hari melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi sudah mengambil sampel residu yang menempel di tubuh korban. Selain itu, pengujian tanah dan kondisi fisik korban juga tengah dilakukan.
Pada Selasa, 14 Juli 2026, sampel-sampel itu dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. "Hari ini dilakukan pengiriman sampel ke Puslabfor Mabes Polri, residu yang menempel pada tubuh korban, dan sampel tanah dari lokasi kejadian," kata Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara.
Polisi belum bisa menyimpulkan dari mana sumber ledakan itu berasal. Meski berbagai barang bukti sudah diamankan dan diuji secara ilmiah, penyidik belum menemukan indikasi adanya bahan peledak di lokasi. "Sementara belum," ujar Kasat saat ditanya apakah sudah ada titik terang dalam penyelidikan.
Seluruh proses penyelidikan kini bergantung pada hasil pemeriksaan laboratorium forensik. Hasil uji itu diharapkan bisa mengungkap jenis material yang memicu ledakan. Dari situ, penyidik bisa menyimpulkan penyebab pasti peristiwa tersebut.
Sebelumnya, hasil olah TKP menemukan lubang di titik ledakan dengan diameter sekitar 40 hingga 50 sentimeter. Kedalaman lubang itu sekitar 40 sentimeter. Kekuatan ledakan diduga membuat tubuh korban terpental hingga dua meter dari lokasi awal.
Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan. Mereka mengumpulkan semua alat bukti dan keterangan saksi hingga penyebab ledakan bisa dipastikan secara ilmiah.
Peristiwa ini masih menjadi misteri. Ledakan terjadi di area pemukiman, namun tidak ada tanda-tanda bahan peledak konvensional ditemukan. Hasil laboratorium forensik menjadi kunci untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di Desa Wanasari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah Jabar
Nelayan Sukabumi Terlantar di Laut, Minim Perlindungan
Singkong Raksasa Edi Junaedi Curi Perhatian di Pameran Pertanian Ciamis
DPRD Dorong Literasi Tak Hilang di Revitalisasi Gasibu
Warga Evakuasi Kukang Jawa, Langsung Dilepasliarkan
Utang Rp15 Juta, Nekat ke Libya
Berita Terbaru
Sampel Ledakan Purwakarta Dikirim ke Labfor
1.147 Mahasiswa UPI Diterjunkan ke Sekolah Jabar
Sopir Logistik Desak Buka Kembali Rute Ketapang-Lembar
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Safar 1448 H Berbeda
Haaland Bangga Norwegia Kini Lebih Dikenal
Saturnus Kini Punya 285 Bulan, Bukan karena Bertambah
S&P Pertahankan Peringkat RI, IHSG Bangkit 1,92%