Sananta Kembali ke Persebaya, Reuni dengan Tavares 2024
Gambar atau konten salah?
Ramadhan Sananta kembali ke tanah air setelah satu musim di DPMM FC Malaysia. Ia kini menorehkan langkah baru bersama Persebaya Surabaya, klub yang pernah ia kenal di PSM Makassar. Perpindahan ini juga menandai reuni Sananta dengan pelatihnya, Bernardo Tavares, yang pernah menjadi kunci kesuksesan PSM saat menjuarai Liga 1 2022/23.
Dalam pernyataan resmi klub, Sananta mengungkapkan alasan pilihannya. “Persebaya menjadi pilihan saya karena proyek dan ambisinya sangat jelas. Selain itu, kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting,” ujarnya. Ia menambahkan, “Beliau adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya.”
Perjalanan Sananta di bawah arahan Tavares di PSM dimulai saat ia berusia 20 tahun. Kepercayaan yang diberikan membuatnya tampil reguler dan menorehkan 11 gol sepanjang musim. Prestasi tersebut menjadi titik balik, membuka pintu bagi debut di Timnas Indonesia dan peluang berkarier di luar negeri.
Selama satu musim di Malaysia, Sananta mencetak empat gol di semua kompetisi. Rinciannya: dua gol di Malaysia Super League, satu gol di Piala Malaysia, dan satu gol di Piala FA Malaysia. Dengan usia 23 tahun, ia memilih kembali meramaikan kompetisi domestik di salah satu klub terbesar di Indonesia.
Setelah bermain di Malaysia, Sananta mengekspresikan antusiasnya: “Setelah bermain di Malaysia, saya memang ingin kembali merasakan atmosfer kompetisi di Indonesia.” Ia juga menyoroti Stadion Gelora Bung Tomo yang dikenal dengan atmosfer luar biasa berkat dukungan Bonek dan Bonita. “GBT merupakan salah satu stadion terbaik di Indonesia. Saya sudah tidak sabar bermain di sana dan merasakan langsung dukungan puluhan ribu Bonek dan Bonita, terutama saat pertandingan besar maupun laga derby,” tambahnya.
Keberadaan Sananta menambah opsi di lini depan Persebaya. Dengan reuni bersama Tavares, klub berharap sang striker dapat kembali menunjukkan ketajaman seperti saat berseragam PSM Makassar. Perpindahan ini menandai langkah penting bagi Sananta, yang kini siap menantang kompetisi domestik dengan pengalaman internasionalnya.
Perpindahan Sananta ke Persebaya menegaskan keinginannya bermain di liga Indonesia, sekaligus memperkuat lini depan klub dengan pengalaman dan kepercayaan yang dibangun bersama pelatihnya. Keberhasilan masa lalu di PSM dan performa di Malaysia menambah harapan bahwa Sananta dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Persebaya di musim mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
