SBY Main 'Selalu Cinta' di Distoria Band Competition 2026
Gambar atau konten salah?
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono hadir di Distoria Band Competition 2026 yang diadakan oleh OSIS SMAN 1 Magelang. Acara berlangsung di GOR Samapta dan sekaligus menjadi ajang SBY menampilkan bakatnya dengan menyanyikan lagu “Selalu Cinta” karya band Kotak.
Di sela‑sela persiapan, SBY diberi tugas oleh MC untuk menyanyikan satu lagu. Ia memilih lagu lama berjudul “Selalu Cinta” yang populer sejak tahun 2004. Ia berkata, “Tadi diminta oleh protokol MC, saya membawakan satu lagu dan lagu ini bukan lagu ciptaan saya. Saya akan membawakan satu lagu lama sebetulnya, tahun 2004, dari Tantri Kotak,” sambil tersenyum di panggung GOR Samapta, Sabtu (09 Mei 2026).
Selanjutnya SBY mengingat tiga lagu terkenal dari Kotak. Ia menyebut, “Ya, lagu Tantri Kotak itu yang terkenal tiga, Pertama, ‘Masih Cinta’, ‘Pelan‑pelan Saja’ dan satunya lagi ‘Selalu Cinta’. Saya pilih yang nomor tiga, ‘Selalu Cinta’. Kita saling sayang‑menyayangi, cinta‑mencintai. Cintailah Indonesia kita, cintailah bangsa kita,” sambil menyesap semangat penonton.
Di bagian selanjutnya, SBY mengisahkan masa remajanya. Ia mengaku pernah bermain band sebagai bass sekaligus vokalis. Ia berkata, “Iya, saya dulu bukan kutu buku, bukan. Hanya mengejar nilai akademik. Saya termasuk siswa yang gaul, gaul di era itu. Saya bermain musik, saya melukis, saya membuat puisi, saya mengikuti seni wayang dan gamelan, bahkan seni drama. So, I love art,” menegaskan bahwa seni selalu menjadi bagian dari dirinya.
SBY juga mengingat saat orang tua menegurnya karena dianggap tidak belajar. Ia mengutip, “Di samping itu, saya juga sangat mencintai olahraga. Karena saya seolah‑olah tiap hari hanya main voli, tiap malam hanya main band begitu, teman‑teman, termasuk orang tua saya, saya ditegur, ‘Kamu sinaune (belajarnya) kapan? Kamu belajarnya kapan kok saya lihat hanya main band, hanya voli?’ Saya bilang, ‘Pak, Bu, saya juga belajar.’,” menunjukkan bahwa ia selalu mengatur waktu antara belajar dan hobi.
SBY menekankan pentingnya belajar memimpin dan dipimpin. Ia menyatakan, “Belajar memimpin, belajar dipimpin, mengelola organisasi, mungkin di OSIS maupun di lain‑lain. Tentu jangan lupa nilai akademiknya dan bagus kalau juga aktif berkesenian dan di dunia olahraga,” menekankan keseimbangan antara akademik dan kegiatan ekstrakurikuler.
Terakhir, SBY mengajak orang tua untuk mendukung anak-anaknya. Ia berkata, “Dan pesan saya ini, ibu‑ibu ada di sini, bapak‑bapak ada di sini, kalau putranya atau putrinya itu senang main band atau gila main voli, jangan dilarang. Mohon jangan dilarang. Siapa tahu jadi presiden nanti ya,” dan penonton menyambut dengan tepuk tangan.
Acara ini menampilkan SBY tidak hanya sebagai mantan presiden, tetapi juga sebagai musisi dan pendidik yang menekankan nilai disiplin, seni, dan olahraga dalam perkembangan generasi muda. SBY menunjukkan bahwa kombinasi akademik dan ekstrakurikuler dapat membentuk karakter yang kuat, sekaligus menginspirasi para siswa untuk mengejar impian mereka tanpa mengabaikan tanggung jawab belajar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
