Qarrar Firhand Juara WSK Euro Series 2026
Gambar atau konten salah?
PT Pertamina (Persero) memberikan dukungan penuh untuk melahirkan talenta muda di dunia balap internasional. Berkat dukungan tersebut, seorang pembalap muda asal Indonesia, Qarrar Firhand, berhasil mencatatkan sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang menjadi juara di ajang WSK Euro Series 2026.
Muhammad Baron, selaku Vice President Corporate Communication Pertamina, menyatakan bahwa dukungan kepada Qarrar merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan bibit muda dan ekosistem motorsport. "Sebagai BUMN, Pertamina bangga menjadi bagian dalam perjalanan para talenta muda Indonesia di dunia motorsport untuk menorehkan prestasi, mengharumkan nama bangsa di kancah global," ujar Baron dalam keterangan resminya pada Senin, 13 Juli 2026.
Kabar membanggakan ini diumumkan langsung oleh Qarrar dalam konferensi pers secara daring pada Sabtu, 12 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Manager Corporate Brand Pertamina, Alih Istik Wahyuni, serta sejumlah jurnalis.
Qarrar memastikan gelar juara WSK Euro Series 2026 di kategori Original Karting (OK) setelah tampil dominan. Ia berhasil meraih Pole Position pada sesi Qualifying, memenangkan semua heat hingga babak prefinal, dan finis di posisi kedua pada final Round 3. Pertandingan final tersebut berlangsung di Cremona Circuit, Italia, pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Sirkuit Cremona yang terletak di San Martino del Lago, Italia, menjadi saksi kepiawaian Qarrar menaklukkan ajang WSK Euro Series 2026. Kompetisi ini diikuti oleh 280 pembalap dari 50 negara di seluruh dunia.
Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan motorsport Indonesia. Kini, nama Indonesia sejajar dengan negara-negara yang selama ini mendominasi dunia karting, seperti Italia, Inggris, Belanda, Jerman, dan Spanyol. "Keberhasilan Qarrar diharapkan akan menjadi inspirasi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan prestasi di kejuaraan dunia," ungkap Baron.
Pertamina secara konsisten mendukung pengembangan ekosistem motorsport nasional melalui berbagai inisiatif. Salah satunya adalah Pertamina Mandalika Racing Series, yang menjadi wadah pembinaan pembalap muda. Pertamina juga menjadi pendukung Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pada Oktober mendatang.
Tahun 2026 menjadi tahun ketiga Pertamina mendukung Qarrar dalam perjalanan kariernya di level internasional, termasuk di ajang WSK Euro Series 2026. Dengan dukungan ini, pembalap berusia 15 tahun tersebut mengikuti sejumlah kejuaraan gokart elite sepanjang tahun 2026. Beberapa di antaranya adalah WSK Series, FIA Euro Karting Championship, dan ROK Cup Italia. Pada saat yang sama, ia juga menjalani program balap British Formula 4 yang dijadwalkan berlangsung sebanyak empat putaran mulai pertengahan tahun 2026.
"Bisa menang di WSK, adalah momen tidak terlupakan, saya merasa sangat senang. Menuju Formula 4 target saya tentu adalah podium atau menang," ungkap Qarrar.
Keberhasilan Qarrar memastikan gelar WSK Euro Series 2026 menempatkan namanya dalam daftar elite pembalap muda yang meraih prestasi tertinggi di salah satu arena karting paling kompetitif di Eropa. Bagi Indonesia, pencapaian ini menjadi tonggak bersejarah karena untuk pertama kalinya bendera Merah Putih berhasil berdiri di puncak kejuaraan WSK Euro Series.
Prestasi Qarrar Firhand di WSK Euro Series 2026 membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dunia. Dukungan berkelanjutan dari Pertamina menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya, sekaligus membuka jalan bagi generasi pembalap Indonesia berikutnya untuk menembus panggung internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Gunung Karangetang Meletus, Lava Mengalir ke 3 Arah
BNI Beri Cashback Rp15 Juta untuk Pembelian ORI030
Pasien RSUD Buol Tewas Saat Evakuasi Gempa M 5,4
Wali Kota Bandung Kembali Bekerja Usai Dirawat karena Vertigo
SDN 8 Kranji Hanya Terima 3 Murid Baru
Polisi Kawal Ibu Hamil, Bayi Lahir di Mobil
Ribuan Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi di Grebeg Sura
Penumpang Gugat United dan Delta karena Kursi Tanpa Jendela