Semburan Air dan Lumpur Muncul di Mamuju Tengah
Gambar atau konten salah?
Warga di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dikejutkan oleh kejadian tak biasa. Saat sedang menggali sumur bor di area persawahan, tiba-tiba muncul semburan air yang bercampur lumpur. Peristiwa ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat bergerak cepat.
Hamka, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mamuju Tengah, menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan mengenai semburan air bertekanan tinggi yang keluar dari dalam tanah. Fenomena ini terjadi di sawah milik warga di Desa Polongaan, Kecamatan Tobadak, pada hari Minggu, 12 Juli 2026.
Awalnya, warga sedang melakukan pengeboran untuk mencari sumber mata air. Tujuannya jelas: mengatasi kekeringan yang melanda lahan pertanian mereka. Namun, apa yang terjadi justru di luar dugaan. Saat proses pengeboran berlangsung, semburan air bertekanan tinggi langsung menyembur keluar. Air yang bercampur lumpur itu terus mengalir deras, membuat warga sekitar merasa cemas dan khawatir.
Hamka menjelaskan bahwa kondisi semburan saat ini sudah mulai surut. Itu terjadi setelah warga secara bergotong-royong menutup sumber semburan menggunakan batu-batu besar yang ada di sekitar lokasi. Meski begitu, hingga kini penyebab pasti munculnya semburan tersebut masih belum diketahui.
Tim BPBD masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dan data di tempat kejadian. Mereka juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Tujuannya untuk mencari tahu penyebab kejadian ini dan mengantisipasi kemungkinan dampak buruk yang bisa ditimbulkan.
Hamka menambahkan imbauan penting bagi warga. Masyarakat diminta untuk tidak mendekati lokasi semburan. Setidaknya sampai ada informasi resmi dan rekomendasi dari instansi yang berwenang. Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan semua orang.
Dari video yang beredar, terlihat jelas semburan lumpur bercampur air muncul di tengah area persawahan. Beberapa warga tampak menjauh dari lokasi kejadian. Batu berukuran cukup besar terlihat menutupi sumber semburan, namun air tetap menyembur dengan cepat di sela-sela batu tersebut. Di video lainnya, semburan akhirnya berhenti setelah tertutup rapat oleh batu besar. Di lokasi, terlihat tanah warga yang memang sedang mengalami kekeringan parah.
Kejadian ini mengingatkan pada fenomena semburan lumpur yang pernah terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia. Meski belum diketahui pasti penyebabnya, semburan air bertekanan tinggi dari bawah tanah sering dikaitkan dengan aktivitas geologi atau tekanan air tanah yang tinggi. Yang jelas, warga dan pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi di bawah sawah mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Banjir Hantui Sekolah, Hanya 22 Siswa Baru Daftar
Tiga Murid Baru, SD Semarang Tetap Gelar MPLS Meriah
ASN Terlambat Demi Antar Anak Hari Pertama SD
Buaya Muara Muncul di Kali Jagir, Pemancing Tak Sadar
Pasangan di Surabaya Jual Produk Kedaluwarsa, Divonis 10 Bulan
Messi Gagal Gol, Argentina Tetap ke Semifinal
SIM Keliling Medan: 5 Lokasi Perpanjang SIM Pekan Ini
Tabrakan Maut Indramayu, 12 Tewas Usai Pesta Nikah
SDN Purwoyoso 01 Hanya Terima 3 Murid Baru