Semifinal AFF U-17 2026: Laos vs Malaysia, Vietnam vs Australia
Gambar atau konten salah?
Rabu, 22 April 2026 akan menjadi hari yang penuh ketegangan bagi para penggemar sepak bola junior di Sidoarjo. Dua pertandingan semifinal Piala AFF U-17 2026 akan berlangsung di Stadion Gelora Delta, menampilkan dua duel menarik yang menentukan siapa yang akan melaju ke final.
Di laga pertama, Laos akan menghadapi Malaysia. Kickoff dijadwalkan pada 15.30 WIB. Laos, yang menempati posisi juara Grup B, akan bertarung melawan Malaysia, yang masuk sebagai runner‑up terbaik. Kedua tim ini berusaha menutup fase grup dengan kemenangan.
Setelah itu, Vietnam akan bertemu Australia pada pukul 19.30 WIB. Vietnam, juara Grup A, datang setelah hasil imbang 0‑0 melawan Indonesia di laga terakhir fase grup. Australia, sebagai juara Grup C, siap memaksimalkan peluangnya untuk meraih final.
Keputusan dari kedua pertandingan ini akan menentukan siapa yang berhak melaju ke partai final dan sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara Piala AFF U-17 2026.
Semifinal AFF U-17 2026 menampilkan dua pertandingan penting yang menentukan final, menambah ketegangan di kalangan penggemar sepak bola junior.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
