Siloam Raih Pengakuan Magnet with Distinction dari ANCC

Arif S. · 4 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Siloam Raih Pengakuan Magnet with Distinction dari ANCC

Gambar atau konten salah?

Dua rumah sakit dalam jaringan Siloam International Hospitals baru saja meraih pengakuan internasional yang langka. Siloam Hospitals Kebon Jeruk dan Siloam Hospitals Lippo Village berhasil mendapatkan status Magnet® with Distinction dari American Nurses Credentialing Center (ANCC).

Siloam Hospitals Kebon Jeruk menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang menerima penghargaan ini pada 23 Juni 2026. Hanya tiga hari kemudian, pada 26 Juni 2026, Siloam Hospitals Lippo Village menyusul dengan pengakuan yang sama.

Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals, mengatakan pencapaian ini menempatkan perusahaannya dalam posisi unik. "Siloam menjadi satu-satunya jaringan rumah sakit di Asia Tenggara yang memiliki lebih dari satu rumah sakit berpredikat Magnet®," ujarnya dalam keterangan tertulis pada 6 Juli 2026.

Angkanya kecil. Hanya 95 organisasi kesehatan di seluruh dunia yang berhasil memperoleh pengakuan Magnet® with Distinction. Ini bukan sekadar sertifikasi biasa.

Magnet Recognition® sendiri adalah standar emas untuk keunggulan keperawatan. ANCC, lembaga di balik sertifikasi ini, merupakan organisasi kredensial keperawatan terbesar di dunia di bawah American Nurses Association (ANA). Sementara Magnet® with Distinction adalah tingkat tertinggi yang diperkenalkan ANCC pada tahun 2022. Penghargaan ini hanya diberikan kepada organisasi kesehatan yang menunjukkan hasil klinis, kualitas pelayanan, dan kinerja keperawatan yang melampaui standar Magnet® biasa.

"Pencapaian ini menempatkan Siloam dalam kelompok organisasi kesehatan paling unggul di dunia dalam praktik keperawatan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan rumah sakit berstandar keunggulan keperawatan kelas dunia," kata Caroline.

Bagi pasien, apa artinya semua ini? Caroline menjelaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan dokter. Perawat yang mendampingi pasien selama proses perawatan juga memegang peran krusial.

"Studi menunjukkan bahwa rumah sakit Magnet® memiliki tingkat keselamatan pasien yang lebih baik, tingkat komplikasi yang lebih rendah, kolaborasi klinis yang lebih kuat, serta pengalaman pasien yang lebih positif dibandingkan rumah sakit non-Magnet®," jelasnya.

Data dari kedua rumah sakit mendukung pernyataan itu. Siloam Hospitals Kebon Jeruk mencatat tingkat kepuasan perawat sebesar 93%. Sementara Siloam Hospitals Lippo Village mencapai 95%. Tingkat sertifikasi perawat organisasi di kedua rumah sakit masing-masing mencapai 70% dan 73%.

Indikator mutu keperawatan lainnya juga melampaui tolak ukur internasional. Ada penurunan infeksi terkait pelayanan kesehatan, termasuk Catheter-Associated Urinary Tract Infections (CAUTI) dan Central Line-Associated Bloodstream Infections (CLABSI). Kejadian pressure injury atau HAPI juga menurun. Pengalaman pasien meningkat dalam aspek komunikasi, penghormatan, keterlibatan dalam pengambilan keputusan, dan koordinasi pelayanan.

Caroline menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar plakat di dinding. "Magnet® with Distinction bukan sekadar penghargaan bagi institusi kami. Pengakuan ini mencerminkan komitmen para perawat Siloam yang setiap hari hadir mendampingi pasien dan keluarga mereka dalam setiap tahap perjalanan perawatan."

Ia menambahkan, "Di Siloam, kami percaya bahwa perpaduan antara keunggulan klinis dan compassionate care merupakan fondasi pelayanan kesehatan yang berkualitas. Ketika pasien merasa didengar, dipahami, dan dirawat dengan empati, hal tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pengalaman maupun hasil perawatan mereka."

Pernyataannya ditutup dengan tegas: "Karena pada akhirnya, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari teknologi dan fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas manusia yang hadir di sisi pasien ketika mereka paling membutuhkan pertolongan."

Jessi Rahardja, Nursing General Manager Siloam International Hospitals, menjelaskan perjalanan panjang di balik pengakuan ini. Prosesnya melibatkan upaya berkelanjutan untuk memperkuat praktik keperawatan berbasis bukti, budaya kolaboratif, dan pelayanan yang berpusat pada pasien.

"Bagi kami, Magnet® bukan sekadar pengakuan dari luar. Ini merupakan pembuktian bahwa keperawatan adalah profesi yang berbasis bukti, kepemimpinan, dan kolaborasi, dengan dampak nyata terhadap pasien. Hasilnya dapat dirasakan secara langsung melalui pelayanan yang semakin konsisten, koordinasi yang semakin baik, dan pengalaman perawatan yang lebih optimal bagi pasien," ungkap Jessi.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para perawat Siloam. "Kepada seluruh perawat Siloam, pencapaian ini adalah sesuatu yang bersejarah. Namun ini bukanlah puncak dari apa yang mampu Anda lakukan, melainkan cerminan dari dedikasi dan profesionalisme yang Anda hadirkan setiap hari dalam merawat pasien."

Capaian ini, menurut Jessi, merupakan hasil investasi jangka panjang. Siloam membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi melalui Fakultas Kedokteran dan Keperawatan Universitas Pelita Harapan, Siloam Training Center, serta berbagai program pengembangan profesional berkelanjutan. Program-program ini memperkuat kompetensi klinis, kepemimpinan, dan praktik berbasis bukti.

Ke depan, Siloam berencana memperkuat budaya keunggulan keperawatan di seluruh jaringannya. Tujuannya menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional bagi masyarakat Indonesia. Komitmen ini diharapkan mendukung hasil klinis yang lebih baik dan memastikan semakin banyak pasien Indonesia mendapatkan perawatan terbaik di dalam negeri tanpa harus berobat ke luar negeri.

"Karena pada akhirnya, keunggulan layanan kesehatan tidak hanya diukur dari teknologi dan fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas manusia yang hadir di sisi pasien setiap hari," tutup Caroline.

Pengakuan Magnet® with Distinction ini menempatkan Indonesia di peta global keunggulan keperawatan. Dengan hanya 95 organisasi kesehatan di dunia yang memegang status ini, pencapaian dua rumah sakit dalam satu jaringan di Asia Tenggara tergolong langka. Data internal menunjukkan bahwa fokus pada kesejahteraan perawat dan sertifikasi berbanding lurus dengan hasil klinis yang lebih baik bagi pasien.

Siloam HospitalsMagnet with DistinctionANCCkeperawatanIndonesiarumah sakitpengakuan internasional

Komentar

Memuat komentar...