Slamet Santoso Pemain Banyuwangi TKI Debut di Sokol Pyrzyce
Gambar atau konten salah?
Slamet Santoso, seorang pemain sepak bola asal Banyuwangi, kini resmi menjadi bagian dari klub Sokol Pyrzyce, klub kasta kelima di liga Polandia.
Meskipun sudah berakrier sebagai pemain profesional, ia tetap bekerja sebagai TKI di pabrik spoiler mobil.
Proses pendaftaran memerlukan dua bulan seleksi dan pengurusan dokumen administratif karena statusnya warga negara asing.
"Saya baru terdaftar setelah 2 bulan tes, setelah mengurus berbagai surat menyurat terkait dokumen pribadi karena saya kan warga asing di sini. Dan saya tetap masih bekerja di pabrik spoiler mobil," terang Slamet Santoso pada 5 Juni 2026.
Keluarga memberikan dukungan penuh, sehingga ia dapat menyeimbangkan pekerjaan siang dan latihan malam.
"Alhamdulillah semua mendukung, waktu kerja saya juga tidak terganggu karena bekerja di siang hari dan malam latihan. Di sini jam 9 malam masih terang juga soalnya," jelas Slamet.
Slamet tidak mengungkap nilai kontrak, namun ia menegaskan penghasilan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di Polandia.
"Alhamdulillah, cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di sini. Dan saya juga masih kerja di pabrik disini," sambung Slamet.
Setelah menandatangani kontrak, ia dijadwalkan debut di pekan depan. Selama satu minggu terakhir, ia aktif mengikuti sesi latihan bersama tim sebagai persiapan.
Keberhasilan Slamet menunjukkan bahwa peluang bagi pemain asing di liga Polandia tetap terbuka, meski memerlukan kerja keras dan dukungan keluarga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
