SNPMB 2026: 256.369 Diterima, 10,6% ke Jalur Mandiri
Gambar atau konten salah?
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan bahwa pada tahun 2026, 256.369 peserta diterima melalui UTBK SNBT. Selain itu, 86.118 peserta mendapatkan penerimaan lewat jalur KIP Kuliah. Kapasitas total SNBT untuk tahun ini adalah 286.864 kursi, sementara jumlah peserta UTBK 2026 mencapai 871.496 orang.
Menurut Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof Dr Ir Eduart Wolok, “Jadi persentase yang diterima terhadap daya tampung itu 89,37%. Artinya akan ada sejumlah hampir 11% gitu, sekitar 10,6% yang akan dialihkan ke jalur mandiri.” Pernyataan ini diutarakan pada konferensi pers Hasil SNBT yang digelar secara hybrid pada Senin, 25 Mei 2026.
Eduart menambahkan, “Yang diterima 29,42%. Ini yang kadang kami menerima bisa dikatakan komplain dari masyarakat, dari orang tua yang menginginkan anaknya untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN), ‘Kenapa hanya 30% yang diterima dari segitu banyaknya peserta yang ikut?’”
Ia menegaskan bahwa kuota SNBT di PTN tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan keinginan pimpinan PTN. “Namun, hal ini disesuaikan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta kesiapan PTN. Ia menekankan PTN tidak mungkin menerima kuota mahasiswa tanpa meningkatkan layanan.”
Eduart juga menjelaskan mekanisme pengalihan kuota antara jalur penerimaan. “SNBP awal misalnya untuk diploma 3 itu adalah 15.758, tetapi yang daftar ulang itu adalah 11.726. Ada kurang lebih 4 ribu yang tidak terisi, sehingga ketika pelaksanaan SNBT, yang kuota awalnya (sekitar) 21 ribu, maka dia kan berubah menjadi (sekitar) 25 ribu karena kuota yang tidak terisi di SNBP dialihkan ke SNBT,” terangnya.
Ia menambahkan, “Andaikan nanti di SNBT ada kuota yang tidak terisi, maka kuota itu akan dialihkan ke seleksi mandiri. Jadi bukan kita menambah-nambahkan kuota jalur mandiri, tetapi adalah memenuhi kuota awal yang sudah ditetapkan.”
Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa meski sebagian besar peserta diterima, masih ada ruang bagi jalur mandiri untuk menampung sisanya. Mekanisme pengalihan kuota membantu menyeimbangkan kapasitas antara jalur SNBP dan SNBT, sehingga setiap kursi yang kosong dapat dimanfaatkan secara optimal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
