Soma Pon Gumbreg, 11 Mei 2026: Hari Tidak Baik Pernikahan
Gambar atau konten salah?
Ala ayuning dewasa untuk Soma Pon Gumbreg, Senin 11 Mei 2026 telah dihitung oleh kalender Bali. Kalender Bali memuat hari-hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Hari ini dianggap tidak baik untuk pernikahan, wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben, dan pembangunan rumah.
Kalender Bali memuat ala ayuning dewasa atau hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Ala ayuning dewasa digunakan oleh masyarakat Hindu di Bali dalam menentukan baik buruknya hari untuk melakukan kegiatan adat dan ritual. Simak ala ayuning dewasa Soma Pon Gumbreg, Senin 11 Mei 2026 berdasarkan perhitungan kalender Bali sebagaimana dikutip dari kalenderbali.org.
Carik Walangati.
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3).
Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
Sampi Gumarang Turun. Baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. (Alahing dewasa 4).
Sri Bagia. Baik untuk memulai membina persahabatan. (Alahing dewasa 3).
Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Upadana. (iws/iws)
Hari ini tidak cocok untuk pernikahan, namun cocok untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. Ala ayuning dewasa ini menyoroti perbedaan kegiatan yang baik dan buruk pada hari tertentu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
