Spanyol Peringatkan Anak Asuhnya Jelang Hadapi Prancis
Gambar atau konten salah?
Spanyol bersiap menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Pelatih Luis de la Fuente memperingatkan anak asuhnya untuk tidak melakukan kesalahan sekecil apa pun di lapangan.
Pertandingan antara Prancis dan Spanyol akan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas. Jadwalnya pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Sementara semifinal lainnya mempertemukan Inggris melawan Argentina, yang dimainkan sehari setelahnya.
Laga ini mempertemukan dua tim dengan catatan berbeda. Spanyol memiliki pertahanan terkuat di turnamen — hanya kebobolan satu gol dalam enam pertandingan. Sebaliknya, Prancis menjadi tim paling produktif dengan 16 gol dari jumlah laga yang sama.
De la Fuente menyadari ancaman yang dibawa Prancis. Ia menekankan timnya tidak boleh lengah. "Empat tim tersisa ada di peringkat terbaik FIFA, empat terbaik di dunia. Itu berarti kami harus terus berkembang," ujarnya kepada ESPN.
"Kami harus menghilangkan kesalahan yang tidak perlu. Kami tidak boleh memberi lawan peluang mudah," lanjut pelatih Spanyol itu.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan permainan. "Sebisa mungkin kami harus mengendalikan permainan. Kami harus disiplin dan cerdas di kedua kotak penalti, baik dalam bertahan maupun menyerang. Itulah pesan yang akan kami berikan kepada para pemain," katanya.
Spanyol datang ke semifinal dengan rekor pertahanan nyaris sempurna. Namun, menghadapi lini serang Prancis yang tajam, satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal. De la Fuente sadar bahwa disiplin dan kecerdasan dalam bertahan serta menyerang menjadi kunci untuk melangkah ke final.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
