Stereotactic Capsulotomy Pertama di RSUD Soetomo
Gambar atau konten salah?
RSUD dr Soetomo di Surabaya menandai sejarah medis Indonesia dengan pelaksanaan Stereotactic Capsulotomy, prosedur psychosurgery pertama di tanah air. Operasi ini berlangsung di ruang operasi Graha-STOC pada 22 April 2026, menandai langkah maju dalam layanan kesehatan jiwa.
Operasi ini pertama kali diberikan kepada dua pasien bersaudara dari Malang. Seorang pria berusia 30 tahun dan seorang wanita berusia 27 tahun keduanya didiagnosis dengan skizofrenia paranoid yang resisten terhadap terapi konvensional. Sebelumnya, kedua pasien sudah menjalani berbagai terapi standar, namun gejala agresivitas dan halusinasi tetap dominan.
Prof Dr dr Cita Rosita SpKK(K), Direktur Utama RSUD dr Soetomo, mengungkapkan bahwa prosedur ini diterapkan pada kedua pasien bersaudara tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasien.
Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kerja sama internasional. RSUD dr Soetomo bekerja sama dengan West China Hospital, bagian dari Sichuan University di Chengdu, China. Kolaborasi ini melibatkan pendidikan, pelayanan, dan penelitian, memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan transfer teknologi bedah saraf.
“Kami menyambut baik kerja sama dengan West China Hospital sebagai salah satu pusat layanan kesehatan terkemuka dunia. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan kompetensi tenaga medis, serta mempercepat transfer teknologi dalam bidang bedah saraf dan kesehatan jiwa. Kerjasama ini akan membuka peluang peningkatan mutu layanan kesehatan bertaraf Internasional di Jawa Timur sesuai dengan arahan Ibu Gubernur,” ujar Prof Cita pada 23 April 2026.
Dr Azimatul Karimah SpKJ (K), Dokter Penanggung Jawab Pasien, menjelaskan bahwa Stereotactic Capsulotomy merupakan opsi terapi lanjutan bagi pasien resisten. Ia menekankan bahwa prosedur ini dipilih setelah asesmen ketat dan melibatkan berbagai disiplin ilmu.
“Pasien dengan skizofrenia paranoid resisten terapi seringkali mengalami hambatan dalam pengendalian gejala, meskipun telah mendapatkan pengobatan optimal. Melalui tindakan Stereotactic Capsulotomy ini, kami berharap dapat membantu mengurangi gejala dominan seperti agresivitas dan halusinasi, sehingga kualitas hidup pasien dapat meningkat,” jelasnya.
Dr Azimatul menambahkan, “Pendekatan multidisiplin sangat penting untuk memastikan bahwa tindakan yang diberikan benar-benar sesuai indikasi dan dilakukan dengan standar keamanan yang tinggi.”
Operasi dilakukan secara multidisiplin, melibatkan tim bedah saraf, psikiatri, anestesi, dan psikologi klinis. Prosedur ini menargetkan area otak yang berperan dalam regulasi emosi dan perilaku, dengan harapan memperbaiki gejala utama seperti perilaku agresif dan halusinasi yang sulit diatasi oleh terapi konvensional.
Keberhasilan operasi ini menjadi tonggak awal RSUD dr Soetomo dalam mengembangkan layanan kesehatan jiwa berbasis teknologi tinggi. Inovasi ini diharapkan menjadi alternatif terapi bagi pasien dengan kondisi serupa yang tidak merespons pengobatan standar, membuka peluang peningkatan mutu layanan kesehatan di Indonesia.
Operasi Stereotactic Capsulotomy di RSUD dr Soetomo menandai langkah penting dalam pelayanan kesehatan jiwa. Kolaborasi internasional dan pendekatan multidisiplin menjadi kunci keberhasilan, menandai era baru terapi bagi pasien skizofrenia resisten di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
7 SPPG Malang Disuspend Karena Masalah IPAL, Siap Kembali
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste di Laga Kedua AFF U-19 2026
Semampir: Mobil Baleno, 8 Jeriken Pertalite Ditemukan
1 Muharram Jadi Puncak Tahun Baru Islam, Sejarah Hijrah
Berita Terbaru
PT PP & Kemen Pekerjaan Umum Selesaikan 69 SPPG dalam 37 Hari
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
Telkom Luncurkan AIcosystem: Ekosistem AI Jakarta Nusantara
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
