Super Indo Menu Ready‑to‑Eat Viral, Harga Rp15.000
Gambar atau konten salah?
Menu ready to eat Super Indo kembali menjadi viral di media sosial karena dianggap lebih proper dan lebih murah dibandingkan MBG. Pilihan menu beragam, mulai dari chicken katsu hingga chicken steak, semuanya dijual mulai Rp 15.000. Konsumen memuji tampilan yang lebih rapi dan menggugah selera, sekaligus praktis.
Menu ready to eat Super Indo tersedia dalam porsi terbatas. Pada Kamis 16 April 2024, penjual di tiga cabang—Mampang, Pancoran, dan Duren Tiga—mengumumkan kehabisan. Staf Pancoran hanya menyediakan sekitar 20 porsi per hari, sedangkan Duren Tiga hanya 8 porsi per hari. Semua habis sebelum jam makan siang. Keesokan harinya, pada 17 April 2024, pengunjung datang ke Pancoran pukul 09.30 dan menu masih disiapkan. Menu tersebut dibuat fresh setiap hari.
Menu di setiap cabang berbeda. Di Pancoran tersedia menu chicken steak, chicken katsu, ayam goreng krispi, dan ayam geprek. Semua disajikan dalam wadah plastik dengan beberapa sekat di dalamnya, sehingga kondimen tidak tercampur. Chicken steak dijual Rp 14.900, berisi daging, sayuran blansir (buncis, wortel), jagung rebus, kentang goreng, saus BBQ, dan saus sambal. Chicken katsu Rp 17.500, berisi daging, mayonaise, salad, nasi, dan saus sambal. Ayam geprek disajikan dengan nasi dan sambal di wadah terpisah. Ada juga menu ala carte: ayam goreng krispi dua potong Rp 17.800 dan nasi putih Rp 4.000.
Kelezatan menu ready to eat Super Indo terletak pada harga mulai Rp 15.000, porsi cukup besar, dan kondimen lengkap. Chicken steak renyah di luar, empuk di dalam. Chicken katsu tebal, gurih, umami saat dimakan dengan mayonaise. Ayam geprek dan ayam goreng krispinya juga besar, tekstur renyah, daging empuk. Enak dimakan dengan nasi dan sambal.
Konsep menu ready to eat di Super Indo tidak baru. Sudah diperkenalkan sejak awal-pertengahan 2010‑an. Saat itu banyak supermarket di Indonesia menambah lini fresh food untuk bersaing dengan minimarket dan food court. Awalnya pilihan masih terbatas: ayam goreng, nasi bungkus, dan beberapa snack. Seiring perubahan gaya hidup, Super Indo perlahan memperluas variasinya menjadi menu lokal, Western, sampai opsi sehat. Konsep ini menyesuaikan kebutuhan konsumen yang menginginkan makanan praktis namun tetap berkualitas.
Menu ready to eat Super Indo menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari harga terjangkau, porsi besar, dan rasa memuaskan. Ketersediaan terbatas menambah eksklusifitas, sementara variasi menu di setiap cabang menunjukkan adaptasi terhadap selera lokal. Konsep ready to eat yang sudah ada sejak 2010‑an terus berkembang, menyesuaikan tren hidup modern.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mantan Pramugari Sukses Jual Bagel New York di Malaysia
Sate Babi Depan Rumah: Dibakar Langsung di Depan Pelanggan
Mantan Polisi 23 Tahun Kini Jual Ayam Goreng
5 Keuntungan Membeli Air Mineral AQUA
Nex Carlos Review Kantin Stanford, Porsi Raksasa Rp252 Ribu
Legenda Hainan Western Singapura Tutup Usia
Berita Terbaru
Hari Baik Bali 14 Juli 2026: Hindari Pernikahan
Deschamps: Spanyol Lebih Tertekan di Semifinal
Tarot Harian 14 Juli 2026: The Chariot, Five of Pentacles, Page of Cups
Numerologi 14 Juli 2026: Energi Master Builder 22 untuk Rencana Besar
Feng Shui 14 Juli 2026: Energi Api Stabil, Waktu Tepat Selesaikan Proyek
Ramalan Zodiak Pisces 14 Juli 2026: Intuisi Karier dan Asmara
Primbon Jawa Selasa Legi 14 Juli 2026: Watak, Neptu, dan Pantangan
Ramalan Zodiak Capricorn 14 Juli 2026: Energi Pergeseran dan Kejutan Asmara
Ramalan Zodiak Aquarius 14 Juli 2026: Hari untuk Kejujuran dan Ide Orisinal
Ramalan Zodiak Leo 14 Juli 2026: Asmara, Karier, dan Keuangan Hari Ini
