Suporter AS Kekecewa: Tempat Duduk Piala Dunia 2026 Terbagi
Gambar atau konten salah?
Pada hari Selasa, 02 Juni 2026, para suporter Amerika Serikat menerima kabar tentang alokasi tempat duduk untuk Piala Dunia 2026. Kabar itu datang di tengah antisipasi mendekati turnamen, namun pesan yang diterima tidak menyenangkan.
Para suporter, yang tergabung dalam beberapa kelompok pendukung seperti American Outlaws, menemukan bahwa posisi mereka berada di bagian atas tribun. Namun, tempat duduk tidak terkonsentrasi di satu sektor, melainkan tersebar di beberapa area.
"Ini agak mengecewakan ya. Karena suporter itu ya intinya duduk bersama, bernyanyi bersama," ungkap salah satu anggota kelompok suporter American Outlaws, Whitey Zaleski, kepada The Athletic.
"Jadi suasananya akan berbeda sih."
Kekecewaan ini menambah permasalahan terkait tiket, yang sebelumnya sudah dikeluhkan karena harganya mahal dan terasa elitis.
Piala Dunia 2026 akan dibuka di Mexico City, dengan laga pertama mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan. Pertandingan tersebut dijadwalkan pada hari Jumat, 12 Juni 2026, dini hari WIB. Sementara itu, Amerika Serikat akan memulai turnamen dengan melawan Paraguay.
Situasi ini menandai tantangan bagi suporter AS untuk tetap bersatu di tengah pembagian tempat duduk yang tidak terkoordinasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
