Telkom Jalin Kolaborasi Besar di MWC 2026 Barcelona

Lina F. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Telkom Jalin Kolaborasi Besar di MWC 2026 Barcelona

Gambar atau konten salah?

Telkom Grup memanfaatkan ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, untuk mengembangkan bisnis melalui sejumlah kerja sama dan pertemuan penting.

Dalam acara MWC 2026 yang berlangsung pada pekan lalu, Telkom Grup mengesahkan beberapa kolaborasi strategis. Salah satu kesepakatan penting adalah antara Telkom dan Huawei untuk pengembangan infrastruktur digital dan teknologi Kecerdasan Buatan (AI).

Selain itu, entitas anak usahanya juga menunjukkan langkah maju. PT Mitratel menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan AALTO HAPS. Kerja sama ini fokus pada pengembangan internet yang berasal dari lapisan stratosfer serta infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Sementara itu, NeutraDC dan F5 juga sepakat melalui MoU untuk kolaborasi dalam konektivitas AI (AI Connectivity).

Prestasi juga diraih oleh Telkomsel bersama Huawei yang memenangkan Global Mobile (GLOMO) Awards 2026. Mereka meraih penghargaan kategori Best Mobile Operator Service for Connected Consumers dalam gelaran MWC 2026 tersebut.

Seno Soemadji, Direktur Strategi Pengembangan Bisnis dan Portofolio Telkom, menyatakan bahwa MWC 2026 menjadi titik awal penting bagi perusahaan. Menurutnya, ajang ini merupakan tempat utama di mana para pemilik teknologi memamerkan inovasi terbaru. Mereka yang melakukan penelitian dan pengembangan (R&D) serta memegang hak paten menunjukkan kemajuan industri di sini.

Ia menekankan bahwa industri telekomunikasi sangat bergantung pada teknologi. Oleh karena itu, Telkom Grup menggunakan MWC untuk memantau perkembangan teknologi, mencari patokan standar industri, dan membandingkannya dengan upaya internal Telkom.

MWC juga berfungsi sebagai sarana jaringan. Di sini, Telkom berinteraksi dan berdiskusi dengan para pemilik teknologi. Tujuannya adalah saling menantang gagasan. Mereka juga mengamati bagaimana teknologi baru diadopsi dan sejauh mana adopsi tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Seno menegaskan bahwa saat ini kolaborasi lebih dominan daripada persaingan murni. Sebagai forum berskala global, MWC memungkinkan Telkom Grup bertemu dengan pelaku industri dari berbagai belahan dunia untuk menjajaki potensi kerja sama. Saling melengkapi menjadi kunci. Ada kebutuhan yang dimiliki pihak lain dari Telkom, dan sebaliknya. Bahkan, kesempatan untuk saling belajar sangat terbuka lebar.

Berdasarkan pengamatan dari MWC 2026, Telkom Grup perlu mempersiapkan infrastruktur digital dengan memantapkan jaringan 5G untuk mendukung Internet of Things (IoT). Persiapan juga harus diarahkan untuk menyambut teknologi 6G dan pembangunan pusat data (data center) yang mumpuni untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI). Seno menambahkan bahwa pembicaraan saat ini sudah mengarah pada agentic AI, dan sebentar lagi akan berlanjut ke Artificial General Intelligence (AGI).

Ringkasan:

  • Telkom Grup mengukuhkan beberapa kerja sama strategis di MWC 2026, termasuk kolaborasi dengan Huawei untuk infrastruktur digital dan AI.
  • PT Mitratel menjalin MoU dengan AALTO HAPS untuk pengembangan internet stratosfer.
  • NeutraDC dan F5 menyepakati kolaborasi konektivitas AI.
  • Telkomsel-Huawei memenangkan GLOMO Awards 2026 untuk kategori Layanan Operator Seluler Terbaik bagi Konsumen Terhubung.
  • Perusahaan fokus memantau teknologi baru, melakukan perbandingan standar industri, dan memperkuat jaringan untuk mendukung adopsi 5G, 6G, dan kebutuhan AI.
MWC 2026Telkom GrupKolaborasiInfrastruktur DigitalAIMitratelHuawei5G

Komentar

Memuat komentar...