Tim Evakuasi Temukan Tiga Kobra Jawa di Klaten, Dua Sedang Kawin
Gambar atau konten salah?
Tiga ekor ular kobra jawa, atau yang dikenal dengan nama ilmiah Naja sputatrix, berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari RCTD dan Exalos Indonesia regional Klaten. Peristiwa ini terjadi di Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk, Klaten. Dua dari tiga ular tersebut diketahui sedang dalam proses kawin saat ditemukan.
Ngadino, yang merupakan anggota dari RCTD sekaligus Exalos Indonesia regional Klaten, menjelaskan kronologi kejadian. Pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Sugeng pada pukul 10.00 WIB. Sugeng tinggal di Dukuh Soko, Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk. "Di depan rumah terlihat dua ekor ular kobra," kata Ngadino.
Kedua ular itu pertama kali terlihat oleh pemilik rumah di tumpukan bekas gazebo. Mereka bergulat dan diduga sedang kawin. "Di tumpukan bekas gazebo terlihat dua ekor ular kobra jawa sedang memadu kasih. Sambil dipantau pemilik rumah yang habis memperbaiki kandang burung menghubungi kami," jelas Ngadino.
Setelah menerima laporan, tim yang terdiri dari tiga personel—Ngadino, Amirudin, dan seorang lainnya—langsung menuju lokasi. Mereka membongkar tumpukan material sisa gazebo. "Langsung membongkar tumpukan gazebo. Ternyata ular berada di lubang di bawah tanah," kata Ngadino.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 10 menit. Tim berhasil mengamankan tiga ekor ular dengan ukuran yang tergolong besar. Panjang masing-masing ular mencapai 1,3 meter. "Ini super jumbo untuk ukurannya," sambung Ngadino.
Menurut Ngadino, ukuran kobra jawa sepanjang 1,3 meter baru pertama kali ditemui oleh timnya. Bahkan, untuk memasukkan ular tersebut ke dalam galon saja tidak mudah. "Untuk masuk galon susah, hampir tidak muat. Ini super jumbo untuk jenis kobra jawa," imbuhnya.
Amirudin, personel tim lainnya, menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya ular ditemukan di lokasi tersebut. Sekitar sebulan lalu, ada ular sejenis dengan ukuran lebih kecil. "Sekitar sebulan lalu ditemukan yang kecil, tadi lubang sudah kami bongkar dan belum ada telurnya karena ini baru musim kawin," terangnya.
Kejadian ini menunjukkan bahwa musim kawin ular kobra jawa sedang berlangsung di wilayah Klaten. Ukuran ular yang mencapai 1,3 meter tergolong langka untuk spesies ini, sehingga evakuasi memerlukan penanganan khusus. Tim gabungan terus memantau area tersebut untuk mengantisipasi kemunculan ular lainnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Tim Evakuasi Temukan Tiga Kobra Jawa di Klaten, Dua Sedang Kawin
Festival Durian Melaka: Makan Sepuasnya Rp44 Ribu
Simon: Ronaldo Tak di Puncak, Tapi Tetap Berbahaya
Mahasiswi Tel-U Hilang, Keluarga Dibayangi Penipuan
Kucing Tak Pilih Gender, Hanya Cari yang Beri Makan
Indonesia Borong 3 Medali di World Climbing Series Krakow
DPR Apresiasi Danantara Periksa PT Pos Indonesia