Tim Sepak Bola Singapura Hadapi Kamboja di Piala AFF Surabaya
Gambar atau konten salah?
Surabaya, 11 April 2026, menandai kehadiran tim sepak bola muda Singapura di Piala AFF U-17. Pada Sabtu, pukul 19.30 WIB, mereka akan bertanding melawan Kamboja di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Pelatih Ashraf Arifin menegaskan kesiapan timnya. Ia mengatakan bahwa kedatangan lebih awal di Surabaya dimaksudkan untuk memaksimalkan persiapan.
"Saya rasa para pemain sudah beradaptasi dengan sangat baik. Kami tiba lebih awal dan sudah berada di sini selama dua hari terakhir," kata Ashraf Arifin.
Ashraf menekankan kerja keras selama beberapa bulan terakhir. Persiapan ini mencerminkan komitmen tinggi tim.
"Persiapan berjalan lancar. Persiapan ini bukan hanya tentang keberadaan kami di sini sekarang, tapi juga tentang kerja keras dan tingkat komitmen yang telah kami bangun selama beberapa bulan terakhir," ujarnya.
Ia mengamati setiap tim di grup memiliki karakter dan tantangan berbeda. Namun, dengan persiapan yang matang, Singapura siap bersaing.
"Saya rasa kami siap datang ke sini, menikmati pengalaman ini, sekaligus bersaing dengan tim-tim yang sangat hebat. Menurut saya, grup ini menghadirkan tantangan yang berbeda-beda dari setiap tim. Kami sudah siap untuk datang dan bersaing," imbuhnya.
Bagi Ashraf, hasil bukan satu-satunya tujuan. Ia menyoroti turnamen sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang pemain muda.
"Pada akhirnya, ini hanyalah satu langkah dalam pengembangan jangka panjang mereka sebagai pesepak bola. Kami ingin mereka merasakan pengalaman ini agar bisa menjadi pemain tim nasional senior yang lebih baik di masa depan. Saya rasa itulah yang terpenting," jelasnya.
Coach menekankan pentingnya atmosfer kompetisi bagi perkembangan pemain. Tim siap menghadapi berbagai tantangan.
"Tiap tim membawa tantangan unik, dan kami siap menghadapinya. Hal terpenting bagi para pemain adalah merasakan atmosfer kompetisi ini di Surabaya," pungkasnya.
Dengan kedatangan lebih awal, latihan intensif, dan fokus pada pengalaman kompetisi, Singapura menyiapkan timnya untuk belajar dan berkembang, menempatkan pertumbuhan jangka panjang di atas kemenangan sesaat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
