Timber Cedera, Belanda Kehilangan Pemain Utama 2026
Gambar atau konten salah?
Jurrien Timber, bek berusia 24 tahun, akan absen membela tim nasional Belanda di Piala Dunia 2026 karena cedera. Cedera ini terjadi pada pangkal paha sejak pertengahan Maret, membuatnya belum sepenuhnya pulih.
Sebelum final Liga Champions, manajer Arsenal, Mikel Arteta, menilai Timber fit. Namun, saat pertandingan melawan Paris Saint-Germain, ia diturunkan sebagai pemain pengganti pada menit ke-66 dan tetap bermain hingga babak perpanjangan waktu.
Pelatih Belanda, Ronald Koeman, menolak menyalahkan klub Arsenal atas kondisi Timber. Ia mengatakan, “Anda tidak bisa menyalahkan klub, dan saya juga tidak mau. Meski begitu, ini jelas kalau menit-menit bermain itu tidak membantu,” ujar Koeman seperti dilansir ESPN.
Koeman menambahkan, “Kalau dia cuma akan main satu pertandingan lagi di waktu yang akan datang, itu mungkin saja masih bisa terwujud. Namun, turnamen besar tidak masuk ke dalam rencana.”
Ia juga menyatakan, “Dia sudah lama tidak fit dan masih ada gejala yang tidak kunjung sembuh, berarti dia tidak akan siap bertanding dalam waktu dekat,” katanya.
Dengan cedera yang belum sembuh, Timber tidak akan dapat bergabung dalam Piala Dunia 2026, menandai ketiadaan pemain kunci bagi tim nasional Belanda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia vs Mozambik: Pertandingan 9 Juni, Garuda Unggulan
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Argentina, Spanyol, Prancis Siap
Indonesia vs Mozambik: Pertandingan di GBB Selasa 09 Juni
Joey Pelupessy dan Ivar Jenner: Duo Jangkar Indonesia
Indonesia Siap Hadapi Mozambik di Gelora Bung Karno
Maguire di Persimpangan Kontrak: Man United Melepas?
Berita Terbaru
Indonesia vs Mozambik: Pertandingan 9 Juni, Garuda Unggulan
Eriksen Kembali Sehat, Terima Alat ICD Selamatkan Hidup
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Argentina, Spanyol, Prancis Siap
Indonesia vs Mozambik: Pertandingan di GBB Selasa 09 Juni
Telkom Ganti 2 Komisaris, Fokus Kedaulatan Digital Nasional
Komisi IX DPR Bahas Retaker Calon Dokter: 1.384 Terdaftar
Ekspor listrik Singapura terhambat, butuh 1-1,5 tahun
Pemerintah Perpanjang Bantuan Pangan Beras 3 Bulan
