Timnas Indonesia 4-0 vs Saint Kitts di Gelora Bung Karno
Gambar atau konten salah?
27 Maret 2026 malam, Timnas Indonesia menampilkan dominasi penuh di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, saat menghadapi Saint Kitts and Nevis. Puluhan ribu suporter menonton pertandingan uji coba internasional ini.
Pelatih asuhan John Herdman langsung memimpin serangan. Penguasaan bola tinggi membuat lawan kesulitan bergerak. Tekanan terus dilancarkan ke lini pertahanan Saint Kitts and Nevis, sehingga Indonesia dapat mengontrol jalannya pertandingan.
Keunggulan dibuka di babak pertama oleh Beckham Putra, gelandang muda yang tampil impresif. Ia mencetak dua gol, membawa Indonesia unggul nyaman sebelum turun minum. Kecepatan permainan tetap terjaga di babak kedua, membuat lawan terus terkejut.
Gol tambahan muncul lewat Ole Romeny yang memanfaatkan peluang di depan gawang. Kemudian Mauro Zijlstra memperlebar keunggulan. Lini belakang Indonesia tampil solid, menahan serangan lawan dengan baik.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia dalam persiapan menghadapi agenda internasional selanjutnya. Keputusan ini menegaskan bahwa skuad Garuda mampu menampilkan performa konsisten di level internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
