Timnas Indonesia Hadapi Brunei di Piala AFF Futsal 2026
Gambar atau konten salah?
Timnas Indonesia akan bertanding melawan Brunei Darussalam hari ini dalam ajang Piala AFF Futsal 2026. Pelatih Hector Souto menurunkan susunan pemain berikut.
Pertandingan akan berlangsung di Nonthaburi Stadium, Thailand, pada Senin, 6 April 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 12.30 WIB.
Di posisi penjaga gawang, Muhammad Albagir dipercaya menjaga gawang Indonesia dan sekaligus memegang peran kapten Timnas Garuda.
Dewa Rizki akan menjadi anchor Garuda, menyalurkan umpan dan menjaga ketenangan di tengah lapangan.
Di sisi kanan dan kiri, Guntur Sulistyo dan Andarias Kareth akan menempati posisi flank, menciptakan manuver dan kreasi serangan untuk mengacaukan pertahanan lawan serta menciptakan peluang.
Di depan, Andres Dwi Persada akan berperan sebagai pivot, memantul sirkulasi bola sesuai sistem permainan yang ditetapkan oleh Hector Souto.
Albagir 13 (C), Dewa Rizki 5, Guntur Sulistyo 12, Andarias Kareth 8, Andres Dwi Persada 5. (auh/hil)
Susunan ini menekankan kestabilan pertahanan dan kontrol permainan, dengan Albagir sebagai kapten dan Dewa Rizki sebagai penghubung serangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
