Timnas Indonesia Kalahkan St Kitts 4-0, FIFA Series 2026
Gambar atau konten salah?
Sabtu, 28 Maret 2024, Timnas Indonesia menutup pertandingan pertama FIFA Series 2026 dengan kemenangan 4-0 atas St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK).
Gol pertama dan kedua datang dari Beckham Putra, sementara Ole Romeny dan Mauro Zijlstra menambah dua gol lainnya.
Performa ini menjadi tonggak pertama di bawah pelatih baru John Herdman dan menempatkan Garuda di jalur yang benar.
Erick Thohir menyambut hasil tersebut dengan positif, namun mengingatkan agar tidak lekas puas.
"Alhamdulillah, hasil bagus untuk Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis di pertandingan pertama FIFA Series. Terima kasih kepada para pemain, pelatih John Herdman dan seluruh ofisial yang sudah berjuang," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu.
"Apresiasi juga untuk seluruh suporter Indonesia yang selalu setia mendukung Timnas bertanding. Perjuangkan belum selesai, fokus ke pertandingan berikutnya," tambahnya.
Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria di stadion yang sama pada Senin, 30 Maret 2024, pukul 20.00 WIB.
Tim yang dipimpin Aleksandar Dimitrov sebelumnya menang telak 10-2 atas Kepulauan Salomon.
Erick Thohir menegaskan, "Kemenangan ini modal kepercayaan diri, tetapi lawan berikutnya menuntut standar yang lebih tinggi. Saya yakin, pelatih dan para pemain sudah memindahkan fokus ke final melawan Bulgaria dengan lebih bersiap, disiplin dan tetap waspada," katanya.
Dengan kemenangan pertama di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia menegaskan tekadnya untuk terus maju, menunggu tantangan berikutnya di depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
