Timnas Indonesia Menang 4‑0 vs Saint Kitts di GSBK
Gambar atau konten salah?
Tim Garuda menutup laga pembuka FIFA Series 2026 dengan kemenangan telak 4–0 atas Saint Kitts & Nevis. Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27 Maret 2026.
Gol kemenangan dicetak oleh Beckham Putra (2 gol), Ole Romeny dan Mauro Zijlstra. Dengan skor tersebut, Timnas Indonesia memulai turnamen dengan semangat tinggi.
Walaupun hasilnya memuaskan, Pelatih John Herdman mengungkapkan rasa kehilangan atas ketidakhadiran dua pemain kunci, Marselino Ferdinan dan Miliano Jonathans. Kedua pemain tersebut masih dalam proses pemulihan cedera.
Sejak era pelatih Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert, Marselino dikenal sebagai otak serangan, sementara Miliano menjadi andalan sayap berkat keluwesannya. “Tanpa Marselino dan Miliano, kami kehilangan kreativitas,” kata Herdman setelah laga.
Dalam pertandingan ini, Herdman melakukan delapan pergantian. Maarten Paes, Donny Tri dan Rizky Ridho menjadi satu-satunya pemain yang bermain penuh 90 menit. Pergantian dimulai pada menit ke-58 dengan masuknya Sandy Walsh, Ivar Jenner, Yakob Sayuri dan Joey Pelupessy. Selanjutnya, Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders dan Mauro menempati posisi.
Herdman menilai fleksibilitas pemainnya. “Reijnders bisa main di berbagai posisi. Ole menunjukkan kebebasan, Yakob Sayuri menunjukkan kepercayaan diri. Kami mempersilakan pemain untuk menikmati. Secara keseluruhan kami senang dengan penampilan para pemain,” ujar Herdman.
Keberhasilan ini menegaskan kesiapan Timnas Indonesia menghadapi kompetisi, meski masih harus menunggu kedatangan dua talenta penting.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
