Timnas Indonesia Siap Menjuarai Saint Kitts & Nevis di GKB
Gambar atau konten salah?
27 Maret 2026, Timnas Indonesia akan menjuarai pertandingan melawan Saint Kitts & Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kekuatan lini belakang Garuda terlihat kuat saat bermain di kandang. Dalam lima laga terakhir, Indonesia hanya kebobolan satu kali, pada laga 0‑1 melawan Filipina di Piala AFF 2024 pada 21 Desember 2024.
Setelah kekalahan itu, Indonesia meraih kemenangan atas Bahrain, China, dan Taiwan, serta seri melawan Lebanon. Keempat laga tersebut menampilkan clean sheet, tidak ada gol yang kebobolan.
Serangan Indonesia pun tajam. Delapan gol tercatat dalam empat laga, rata‑rata dua gol per pertandingan. Ole Romeny menjadi pencetak dua gol, menjadi pemain tersubur.
Pelatih John Herdman, yang akan memimpin debutnya, sudah pernah berhadapan dengan Saint Kitts & Nevis. Ia menangkan 1‑0 atas The Sugar Boyz saat mengelola Kanada.
Dengan catatan positif, Indonesia memiliki modal kuat untuk memetik kemenangan di debut Herdman menjuarai Saint Kitts & Nevis.
Pertandingan ini menampilkan kombinasi pertahanan solid dan serangan produktif, memberi Indonesia peluang besar meraih kemenangan di kandang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
