Timnas Indonesia Ubah Sistem 3 Bek ke 4 Bek, Adaptasi Taktik

Vera T. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Timnas Indonesia Ubah Sistem 3 Bek ke 4 Bek, Adaptasi Taktik

Gambar atau konten salah?

Timnas Indonesia menunjukkan fleksibilitas taktik dengan menampilkan sistem 3 bek dan 4 bek dalam dua pertandingan berturut-turut. Langkah ini dianggap dapat menempatkan Garuda sebagai salah satu tim terbaik di Asia.

Di laga perdana FIFA Series 2026 pada 27 Maret 2026 melawan Saint Kitts dan Nevis, pelatih John Herdman memilih 3 bek. Rizky Ridho, Jay Idzes dan Elkan Baggott menjadi trio di lini belakang.

Ketiga hari kemudian, pada 30 Maret 2026 melawan Bulgaria, sistem 3 bek dipakai kembali. Ridho dan Jay Idzes tetap bertahan, sementara Justin Hubner menggantikan Elkan Baggott.

Namun, di tengah laga, pada menit ke-59, Elkan Baggott diturunkan dan digantikan oleh Nathan Tjoe-A-On. Jay Idzes dan Elkan berduet di lini pertahanan, sementara Hubner dan Ridho dipindahkan menjadi bek sayap.

Di menit ke-73, Hubner diganti menjadi bek kiri murni oleh Donny Tri Pamungkas. Hingga akhir pertandingan, sistem 4 bek dipertahankan.

Ketika Anda bisa berganti dua sistem pertahanan berbeda dalam beberapa hari, kami bisa membangun hal ini. Kami bisa menjadi tim yang paling bisa beradaptasi di Asia,” ujar John Herdman sesudah laga kontra Bulgaria.

Ia menambahkan, “Dan saya pikir itu akan menjadi salah satu kekuatan terbesar kita untuk menghadapi tim top. Bicara mengenai gap, itu akan diperbaiki seiring berjalannya waktu,

Penggunaan 3 bek bukan hal baru bagi Timnas. Di era Shin Tae-yong, sistem tersebut diimplementasikan setelah dianggap cocok dengan komposisi pemain. Saat Patrick Kluivert menggantikan pelatih, ia sempat melanjutkan sistem 3 bek namun juga kembali menggunakan empat bek di beberapa laga.

Beberapa pemain tim ini baru bergabung Hari Kamis (H-1 jelang laga kontra Saint Kitts dan Nevis), dua sesi latihan, bersiap di hotel, gym, dan Lapangan Basket GBK. Para pemain melakukan kerja ekstra,” kata John Herdman.

Ia menegaskan, “Para pemain menjalankan instruksi, tanpa melakukan komplain. Saya sangat bangga dengan para pemain. Mudah-mudahan untuk Bulan Juni (Piala AFF 2026) kami akan punya banyak waktu lebih untuk persiapan,” tutupnya.

Perubahan sistem pertahanan ini menandai upaya Timnas Indonesia untuk meningkatkan daya adaptasi di level internasional. Dengan pelatih yang menekankan fleksibilitas, Garuda berpotensi menghadapi lawan-lawan kuat di masa depan.

Timnas Indonesiafleksibilitas taktiksistem 3 beksistem 4 bekJohn HerdmanFIFA Series 2026GarudaBulgaria

Komentar

Memuat komentar...