Timnas Italia Antisipasi Piala Dunia Setelah Dua Kegagalan
Gambar atau konten salah?
Timnas Italia telah gagal lolos ke Piala Dunia dua kali berturut‑turut. Pada putaran playoff 2018, mereka dikalahkan Swedia, dan pada 2022, Makedonia Utara berhasil mengalahkan mereka.
Walaupun demikian, Italia berhasil menjadi juara Piala Eropa 2020, menambah warna sejarah sepakbola mereka. Namun, tanpa kehadiran Gli Azzurri di Piala Dunia, turnamen itu terasa kurang lengkap.
Keputusan berikutnya akan diambil pada Rabu, 01 April 2026 pukul 01.45 WIB ketika Timnas Italia bertanding melawan Bosnia di final playoff Piala Dunia 2026.
Gianluigi Donnarumma, kiper utama, mengakui ketegangan timnya. Ia berkata, “Timnas Italia mau lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Cuma mereka sendiri yang bakal tahu seberapa menderitanya kalau tidak lolos lagi!”
Ia menambahkan, “Hanya kami yang tahu betapa besar penderitaan tidak lolos ke Piala Dunia,” ungkapnya dilansir dari ESPN.
“Maka, kami ingin membawa Italia kembali ke tempat yang seharusnya,” tegasnya.
“Italia harus fokus sejak menit awal. Jangan bikin kesalahan sekecil pun!” ujarnya. Ia juga menegaskan, “Nanti adalah pertandingan yang sangat penting, yang perlu kami hadapi dengan cara yang tepat. Kami tidak boleh mengulang kesalahan yang kami buat di babak pertama saat melawan Irlandia Utara,” tutupnya.
Perjuangan Italia di Piala Dunia 2026 menandai tantangan besar bagi tim yang ingin kembali ke panggung dunia setelah dua kegagalan berturut‑turut. Dengan tekad kuat dan fokus tinggi, mereka berusaha menghindari kesalahan masa lalu dan menuntut kembali kejayaan di arena internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
