Timnas Italia Gagal Masuk 2026 Setelah Kalah Bosnia di Zenica
Gambar atau konten salah?
Timnas Italia gagal masuk ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia & Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica. Pertandingan berlangsung pada pekan ini, berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan 120 menit.
Di adu tendangan penalti, hanya Sandro Tonali yang berhasil menembus gawang. Sementara Bosnia berhasil menekan bola empat kali. Akibatnya, Italia tidak dapat melanjutkan perjalanan ke turnamen dunia.
Seorang pesohor Italia, Aldo Zilli, mengomentari hasil tersebut. Ia menilai bahwa skuad Italia saat ini didominasi oleh pemain “anak mama”. “Dia adalah sosok yang luar biasa, dia sangat bersemangat—cara dia melatih mencerminkan bagaimana ia bermain dahulu,” kata Zilli sebagaimana dilansir oleh TalkSport. “Sayangnya, kami tidak yakin dia akan mampu membawa Italia maju untuk memenangkan apa pun, karena menurut saya gaya sepak bola yang ingin dia terapkan tidak cocok dengan tim yang dia miliki saat ini.”
Ia menambahkan, “Saya rasa dia memiliki banyak ‘anak mama’ dan ini bukan lagi eranya Gattuso, Chiellini, atau Bonucci.” “Orang-orang di sekelilingnya adalah sosok dan pemain yang sangat bersemangat, mereka telah memenangkan segalanya dalam hidup mereka, namun generasi baru sekarang tidaklah sama,” pungkasnya.
Hasil ini menegaskan bahwa Italia tidak akan tampil di Piala Dunia 2026. Keputusan ini menyoroti ketidakmampuan skuad saat ini untuk bersaing di level internasional. Dengan penilaian kritis dari komentator, tim Italia tampak perlu melakukan perubahan signifikan agar dapat kembali bersaing di panggung dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
