Timnas Jepang Harus Mencapai Gelar Juara Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Timnas Jepang menyiapkan diri dengan ambisi tinggi menuju Piala Dunia 2026. Bek kanan Yukinari Sugawara menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah meraih gelar juara. Jepang sudah lama dikenal sebagai kekuatan utama sepakbola di Asia, namun masih belum berhasil melewati babak 16 besar pada kedua edisi terakhir, 2018 dan 2022.
Di Piala Dunia 2026, Jepang akan bermain di Grup F bersama Belanda, Swedia dan Tunisia. Pertandingan pembuka akan menantang, karena Jepang harus menempuh Belanda pada Senin, 15 Juni 2026 dinihari WIB. Sugawara dan rekan-rekannya akan langsung menguji kemampuan mereka di laga pertama.
“Kami datang ke sini untuk juara Piala Dunia,” kata pemain Southampton tersebut kepada ESPN. “Kami tidak datang hanya untuk bersenang-senang.” Ia melanjutkan, “Kami harus siap untuk itu [bersaing untuk juara Piala Dunia]. Kami harus memperjuangkannya. Kami harus berjuang untuk negara kami, keluarga kami, teman-teman kami, dan seluruh orang Jepang. Kami siap bertanding,” tegas Yukinari Sugawara.
Persiapan Jepang untuk turnamen ini juga terpengaruh oleh pensiunnya kapten Wataru Endo. Pemain Liverpool tersebut memutuskan untuk mundur dari level internasional karena cedera kaki yang berkepanjangan, membuatnya tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia.
Secara keseluruhan, Jepang memandang Piala Dunia 2026 sebagai peluang besar untuk menorehkan sejarah baru. Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari seluruh rakyat Jepang, mereka bertekad untuk tidak hanya bermain, tetapi berjuang demi gelar dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
