Timnas U-17 Indonesia Jaga Tekanan, Fokus pada Motivasi
Gambar atau konten salah?
Surabaya - Timnas Indonesia U-17 dihadapkan pada ekspektasi tinggi menjelang turnamen AFF U-17 setelah generasi sebelumnya mencatat prestasi mengesankan di Piala Dunia U-17. Pelatihnya, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan bahwa tekanan itu tidak boleh menjadi beban bagi para pemain muda.
Keberhasilan tim U-17 sebelumnya di Piala Dunia U-17 secara tidak langsung menambah harapan publik. Kurniawan mengakui tantangan menjaga tradisi positif tersebut, namun ia menekankan pentingnya mengelola ekspektasi agar tidak memengaruhi performa.
Dalam sesi latihan, ia berbicara langsung kepada pemain. “Secara pribadi tentu ini menjadi challenge bagi saya untuk mengulangi hasil yang sama. Tapi saya tekankan kepada pemain bahwa mereka ini masih muda, jadi jangan sampai itu menjadi beban,” ujarnya. Kata-kata itu menegaskan bahwa ia lebih memilih memberi motivasi daripada menekan.
Ia menekankan bahwa pencapaian pendahulu harus menjadi sumber dorongan. “Saya selalu bilang ke mereka, jadikan itu motivasi. Minimal mereka bisa mengikuti apa yang sudah dicapai abang‑abangnya,” tambahnya. Dengan cara ini, pemain diharapkan dapat bertumbuh tanpa terjebak dalam target tinggi.
Kurniawan juga memberi perhatian khusus pada kondisi mental. Ia ingin para pemain tetap percaya diri dan tidak kehilangan keberanian saat menghadapi lawan internasional. Pendekatan ini diharapkan membuat mereka tampil lebih lepas dan menikmati pertandingan, tanpa terbebani ekspektasi berlebihan.
Secara keseluruhan, strategi pelatih menyeimbangkan warisan prestasi dengan sikap muda, mendorong pertumbuhan sambil menjaga tekanan tetap terkendali. Para pemain kini belajar bahwa sejarah dapat menjadi motivasi, bukan beban.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
