Timnas U-17 Indonesia Kalah 0-1 tapi Progres Terlihat
Gambar atau konten salah?
Gresik, 18 April 2026 – Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan 0-1 dari Malaysia di laga kedua Grup A Piala AFF U-17 2026.
Walau hasilnya tidak menguntungkan, legenda Timnas Indonesia, Bima Sakti, menyatakan skuad Garuda Muda menunjukkan perkembangan positif.
Menurut Bima, penampilan Indonesia U-17 saat menghadapi Timor Leste sebelumnya sudah menampilkan progres yang cukup baik, dan hal tersebut menjadi modal untuk terus berkembang ke depan.
“Saya melihat pertandingan kemarin saat melawan Timor Leste itu sudah berprogres dan menurut saya ke depannya bisa lebih baik lagi,” tutur Bima, Sabtu (18 April 2026).
Ia menegaskan bahwa pembinaan pemain usia muda memang membutuhkan proses yang tidak instan, terutama dalam menerapkan instruksi pelatih di lapangan.
“Kita tahu membina pemain-pemain usia muda itu tidak mudah. Perlu waktu untuk menerapkan apa yang sudah diberikan oleh pelatih,” jelasnya.
Selain itu, minimnya pengalaman internasional juga menjadi faktor yang memengaruhi performa para pemain saat ini.
“Apalagi pemain-pemain sekarang juga masih minim pertandingan internasional,” tambahnya.
Bima berharap para pemain bisa terus berkembang seiring bertambahnya jam terbang, terlebih mereka juga dipersiapkan untuk ajang yang lebih besar ke depan.
“Ke depan mereka akan diteruskan untuk kualifikasi Piala Asia U-17, jadi proses ini memang penting untuk mereka,” tutupnya.
Dengan demikian, meski kalah, Indonesia U-17 tetap berfokus pada peningkatan kemampuan dan pengalaman di ajang internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
