Tottenham di Zona Degradasi, De Zerbi Percaya 5 Pertandingan
Gambar atau konten salah?
Tottenham Hotspur masih berada di zona degradasi Liga Inggris. Klub ini duduk di posisi ke-18 dengan 31 poin setelah 33 laga. Mereka hanya dua poin tertinggal dari West Ham yang berada di posisi ke-17, zona aman.
Dalam lima pertandingan terakhir musim 2025/26, Spurs akan menghadapi Wolves, Aston Villa, Leeds United, Chelsea, dan Everton. Setiap kemenangan berpotensi menambah 15 poin yang masih harus diperjuangkan.
Manajer Roberto De Zerbi menunjukkan keyakinan. Ia mengatakan, “Saya percaya kepada para pemain dan para pemain percaya kepada saya. Kami masih punya cukup waktu dan punya kualitas. Saya tidak mau tim berpikir negatif,” tegasnya kepada BBC. “Kami punya kemampuan untuk menangi lima laga tersisa,” sambungnya.
Michael Dawson, mantan pemain Tottenham, menilai perubahan positif sejak kedatangan De Zerbi. Ia menambahkan, “Saya melihat ada rasa lapar, kegigihan, dan komitmen. De Zerbi juga bersemangat di pinggir lapangan, kepercayaan diri tim sudah ada,” jelasnya.
Secara keseluruhan, Tottenham masih memiliki peluang, namun harus memanfaatkan setiap pertandingan tersisa untuk menghindari degradasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
