Tottenham Hentikan Sesi Media, Tudor Duka atas Kematian Ayah
Gambar atau konten salah?
Kabar duka datang dari Tottenham Hotspur. Di akhir pekan kemarin, Igor Tudor kehilangan ayahnya, Mario, secara permanen.
Peristiwa ini menimpa klub setelah pertandingan di kandang Nottingham Forest berakhir dengan skor 0-3. Kemenangan terakhir Tottenham Hotspur tercatat pada akhir Desember, sehingga puasa kemenangan berlanjut.
Hasil tersebut menempatkan Tottenham di posisi ke-17 di klasemen liga Inggris, hanya satu poin di atas zona degradasi.
Setelah laga, Tudor tidak muncul di sesi media. Ia tidak memberikan pernyataan apa pun, sehingga banyak spekulasi muncul.
Asisten klub, Bruno Saltor, menegaskan bahwa Tudor tidak dapat menghadiri sesi media karena masalah keluarga. Ia berkata, “Ada maslah di keluarga dan ini tentu jadi momen tersulit dalam hidupnya. Saya hanya coba mendukung sebisa kami saja,” seperti dikutip ESPN.
Tottenham Hotspur kemudian mengirimkan pernyataan resmi. “Semua orang di Tottenham Hotspur sedih sekali mendengar kabar meninggalnya ayah Igor Tudor, Mario. Kami turut berbela sungkawa dan bersimpati kepada Igor serta keluarganya selama masa-masa yang sangat sulit ini,” ujarnya.
Eks klub Tudor, Juventus, juga menyampaikan rasa duka. “Juventus selalu berada di belakang Igor Tudor dan juga keluarganya di masa-masa sulit ini. Juventus juga berduka atas meninggalnya ayah Tudor,” kata mereka.
Dengan kabar duka ini, Tottenham Hotspur memutuskan untuk menghentikan sesi media sementara, sementara klub dan mantan klubnya, Juventus, menyampaikan belasungkawa dan dukungan kepada Tudor dan keluarganya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
