Tuchel Tolak Posisi Favorit Inggris Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Thomas Tuchel menolak klaim bahwa Timnas Inggris menjadi favorit utama untuk Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa masih banyak tim lain yang lebih berpengalaman.
Beberapa rumah taruhan menempatkan Inggris di posisi ketiga sebagai favorit juara, setelah Spanyol dan Prancis. Di peringkat tersebut, Inggris bahkan berada di atas Brasil, Portugal, Argentina, dan Jerman. Namun, Tim Tango yang menjadi juara bertahan dan Lionel Messi yang masih memegang misi menjadi juara di turnamen terakhir menunjukkan kualitas skuad yang tidak kalah mewah.
Menurut Tuchel, Inggris memang mampu menjadi juara, tetapi tidak berarti mereka pantas menjadi favorit. Ia mengingatkan bahwa Inggris seringkali menjadi favorit namun akhirnya gagal. Pada Piala Dunia 2022, Inggris dikalahkan Prancis di perempatfinal.
“Saya yakin kami bisa jadi juara, tapi saya juga yakin betul bahwa kami bukan favorit juara karena sejarah,” ujar Tuchel.
“Masih banyak tim bermental juara di turnamen ini. Merekalah favoritnya. Kami bisa bersaing dan bermimpi merebut trofi Piala Dunia. Kami tahu apa yang dibutuhkan,” lanjutnya.
“Tugas utama kami adalah berusaha dan fokus - kami melihat diri kami sebagai pesaing dan penantang. Kami ingin melaju sejauh mungkin. Saya rasa kami bukan favorit kuat juara.”
England akan bergabung di Grup L dan bertemu Kroasia di laga pertama Piala Dunia 2026 pekan depan.
Kesimpulannya, meskipun dipuji oleh beberapa analis, Inggris tetap harus membuktikan kemampuan mereka di lapangan, bukan hanya di papan skor taruhan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
